Liputan Khusus

Proyek-proyek Prestisius Sedang Berjalan di Sidoarjo, Paling Menonjol Pembangunan Fly Over Aloha

Sejumlah proyek prestisius sedang berjalan di Sidoarjo. Utamanya proyek-proyek pembangunan tiga fly over dan sejumlah pembangunan jalan beton

|
Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Fly Over Aloha yang tahun baru nanti diprediksi bisa uji fungsional 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Sejumlah proyek prestisius sedang berjalan di Kabupaten Sidoarjo. Utamanya proyek-proyek pembangunan tiga fly over dan sejumlah pembangunan jalan beton di berbagai wilayah.

Yang paling terlihat menonjol adalah pembangunan Fly Over Aloha. Dua jembatan layang dibangun sekaligus di atas Bundaran Aloha, lokasi yang selama ini menjadi langganan macet di Jalur Surabaya–Sidoarjo.

Satu jembatan dari arah Sidoarjo menuju ke Jalan Juanda, satunya adalah jembatan layang dari Jalan Juanda ke arah Surabaya.

Pembangunan Fly Over Aloha itu menggunakan skema multi years. Anggaran yang disiapkan oleh pemerintah pusat terhitung ada sekitar Rp 350 miliar.

Baca juga: Proyek-proyek Prestisius di Sidoarjo, Betonisasi Jalan Dikerjakan Siang dan Malam

Kondisi jalan di Sidoarjo yang sudah dibeton
Kondisi jalan di Sidoarjo yang sudah dibeton (SURYA.CO.ID/M Taufik)

Progres pelaksanaan proyek itu, hingga Agustus ini sudah di kisaran 70 persen. Sekarang ini, pengerjaan proyek sudah memasuki pemasangan girder, targetnya pemasangan girder pada dua sisi selesai bulan Agustus ini.

Secara keseluruhan, April 2024 mendatang, jembatan layang selesai dibangun dan bisa difungsikan.

“Progresnya bagus dan kami optimistis proyek pembangunan fly over ini bisa selesai tepat waktu,” kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, Sabtu (19/8/2023).

Dengan progres itu, pada perayaan malam pergantian tahun nanti jembatan layang ini bisa dilakukan uji fungsional.

Fly Over Aloha diuji coba untuk dilewati kendaraan saat warga merayakan malam tahun baru.

Di sisi lain, pembangunan Fly Over di Krian dan proyek pembangunan Fly Over di Tarik juga sedang berjalan.

Fly Over pengganti JPL 64 km di Krian, progresnya sudah sekira 80 persen, sedangkan pembangunan flyover pengganti JPL 79 km Tarik, sudah mencapai kisaran 65 persen.

Diharapkan, dua proyek jembatan layang tersebut selesai akhir tahun 2023 ini.

“Dengan difungsikannya fly over itu, kami harapkan kemacetan di perlintasan sebidang Krian dan Tarik dapat terurai," ujar Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor.

Pembangunan JPL 64 Krian dan JPL 79 Tarik merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan Kementerian Perhubungan Ditjen Perkeretaapian serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pembangunan dua jembatan layang ini, juga menggunakan skema multiyear. Proyek JLP 64 Krian alokasi anggarannya sekitar Rp 167 miliar, sementara JPL 79 Kedinding di Kecamatan Tarik anggarannya sekitar Rp 60 miliar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved