Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kota Kediri

Dari Nasgor Asli Sampai Perthulo Legenda Kota Kediri, Disuguhkan dalam Upacara Manusuk Sima

jajanan tradisional Perthulo dan Srabi yang dibuat oleh Suryanti telah menjadi dagangan Suryanti sejak 8 tahun lalu

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/didik mashudi
Kuliner legendaris yang disuguhkan pada Upacara Manusuk Sima di Hari Jadi Kota Kediri ke 1.144 di halaman Balai Kota Kediri, Kamis (27/7/2023). 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Resepsi upacara adat Manusuk Sima pada Hari Jadi Kota Kediri ke 1.144 seperti menjadi ajang pesta kuliner legendaris, Kamis (27/7/2023). Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Kota Kediri ini menghadirkan puluhan pedagang makanan dan jajanan yang menjadi legenda di Kota Kediri.

Ratusan tamu undangan disuguhi berbagai menu spesial yang dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Panitia sengaja mengandeng pedagang makanan dan jajanan untuk suguhan tamu.

Malahan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menggandeng UMKM untuk menyajikan hidangannya dinikmati tamu undangan termasuk puluhan tukang becak dan masyarakat umum.

Beberapa kuliner yang diundang seperti Nasi Goreng Pak Ndut yang biasa berjualan di Jalan Letjend Sutoyo. Nasi goreng Pak Ndut ini merupakan salah satu penerima bantuan modal usaha 2023. Pak Ndut mengaku senang bisa diundang untuk menghidangkan nasi goreng dan mie goreng di Hari Jadi Kota Kediri ke-1.144.

"Senang sekali diundang bisa mempromosikan nasi goreng dan mie goreng asli Kota Kediri. Yakni menggunakan arang dalam proses memasaknya. Terima kasih Pak Wali," ungkap Pak Ndut.

Pada Hari Jadi Kota Kediri, ia mendoakan Kota Kediri semakin baik serta dapat bahagia bersama. "Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1.144. Kota Kediri Bahagia Bersama," ujarnya.

Suguhan lainnya adalah Gado-gado Pak To yang biasa berjualan di Ruko Ja;an Hayam Wuruk. Sunarni, penjual Gado-gado Pak To menuturkan, telah berjualan sejak 17 tahun lalu. Sunarni mengaku bangga dapat menyajikan gado-gado racikannya di Hari Jadi Kota Kediri.

"Alhamdulillah senang sekali bisa menjadi salah satu bagian di Hari Jadi Kota Kediri. Ini pertama kali untuk saya, bisa menambah rezeki dan produk gado-gado saya bisa dikenal orang semakin luas," ujarnya.

Ada pula jajanan tradisional Perthulo dan Srabi yang dibuat oleh Suryanti. Jajanan itu telah menjadi dagangan Suryanti sejak 8 tahun lalu di Pasar Bandar dan bisa menjual 150 porsi setiap hari.

Suryanti sangat senang dagangannya menjadi salah satu hidangan resepsi Upacara Manusuk Sima Hari Jadi Kota Kediri. Ternyata banyak tamu undangan yang menikmati pertholo dan srabi dalam mangkuk.

"Inginnya di acara-acara lain jajanan tradisional yang dibuatnya juga terlibat. Saya bahagia sekali pertholo dan srabi saya bisa dinikmati tamu-tamu undangan," ungkapnya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved