Berita Surabaya

Langgar Jadwal PPDB, SMP Negeri di Surabaya Masih Terima Siswa di Hari Pertama Sekolah

Meski jadwal PPDB untuk SMP negeri telah selesai bulan lalu, sejumlah SMP di Surabaya ditengarai masih menerima siswa di hari pertama sekolah.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ilustrasi, wali murid saat menanyakan proses PPDB SMP di Dinas Pendidikan Surabaya beberapa waktu lalu. 

"Pemenuhan pagu (batas maksimal siswa) di SMP Negeri adalah 25 Juni. Kenyataannya, masih ada yang cabut berkas untuk pemenuhan pagu. Artinya, ini tidak ada komitmen," ungkapnya.

Ada juga wali murid yang cabut berkas karena beralasan bersekolah di pondok pesantren. Sekalipun, pihaknya menyangsikan alasan ini.

"Waktu masuk pondok kan lebih dahulu dibandingkan sekolah umum. Masa pendaftarannya baru sekarang?," Wiwik menuturkan.

Selain soal batas waktu, MKKS SMP swasta juga mengingatkan bahwa jumlah maksimal tiap rombongan belajar (rombel) atau kelas adalah 32 siswa. Jangan sampa hal ini juga lantas dilanggar dengan menerima siswa di atas batas jumlah rombel.

"Apalagi, kami mendengar bahwa jumlah guru di sekolah negeri juga kekurangan. Jangan sampai jumlah jam mengajar guru ini lantas di atas ketentuan, karena menyesuaikan jumlah siswa yang berlebih. Dampaknya, ini bisa mempengaruhi kualitas pendidikan," tegasnya.

Wiwik menuturkan, pihaknya menegaskan, bahwa sekolah swasta terus berbenah dengan memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Sehingga, para wali murid juga memiliki alternatif pilihan untuk menentukan lembaga pendidikan bagi anak mereka sesuai kemampuan dan keinginan.

Namun, hal ini seharusnya diimbangi dengan pelaksanaan aturan yang tertib dari Dinas Pendidikan dan SMP Negeri.

"Kalau misalnya ada sekolah yang kurang diminati karena kualitasnya kurang, tentu ini menjadi tantangan untuk sekolah yang bersangkutan agar berbenah," ujar Wiwik.

"Namun, apabila sekolah swasta telah memenuhi syarat baik fasilitas, pendidik, kurikulum dan sebagainya lantas siswanya berkurang karena kebijakan (pemerintah), ini yang kami sayangkan. Jangan sampai tak fair dengan melanggar aturan sendiri," imbuhnya.

Dinas Pendidikan Surabaya menegaskan bahwa PPDB untuk SMP Negeri telah ditutup. Seharusnya, tak ada penerimaan lanjutan bagi sekolah negeri hingga saat ini.

"Kami pastikan tidak ada yang seperti itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID.

Pihaknya juga memastikan, siswa tidak bisa serta merta cabut berkas demi bersekolah di SMP negeri.

"Yang sudah diterima sekolah swasta, tetap sekolah swasta," tegasnya.

Namun, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan MKKS SMP Swasta. Sehingga, hal serupa bisa diantisipasi.

Dinas Pendidikan mengungkapkan, sekolah di Surabaya telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Berlangsung mulai Senin (17/7/2023) ini, hingga Sabtu (22/7/2023). Siswa akan diperkenalkan dengan teman, guru, fasilitas hingga kurikulum di sekolah yang baru.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved