Pemilu 2024

PSI Target Lipatgandakan Kursi di DPRD Kota Surabaya, Siapkan Strategi Raup Suara Generasi Muda

PSI memiliki strategi khusus dalam menggaet suara milenial ini karena generasi muda cenderung skeptis politik.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz zahro
Ketua DPD PSI Kota Surabaya, Erick Komala saat ditemui di kantornya di kawasan Ngagel, Selasa (11/7/2023). 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Jelang penetapan Daftar Calon Sementara Pemilu Legislatif (DCS Pileg) 2024 pada Agustus 2023 mendatang, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya memantapkan perumusan strategi pemenangan suara.

Sebagaimana disampaikan Ketua DPD PSI Surabaya, Erick Komala, ada 50 orang bacaleg yang sudah didaftarkan ke KPU Surabaya. Seluruh bacaleg itu telah siap dari syarat dan kelengkapan administrasi sehingga PSI bisa tancap gas.

“Kita sudah penuhi 50 orang untuk bacaleg PSI Kota Surabaya. Dan kita sekarang sudah memetakan untuk para calon incumbent maupun bacaleg yang potensial untuk dipetakan dapil dan kekuatannya,” kata Erick, saat diwawancarai SURYA, Selasa (11/7/2023).

“Karena targetnya adalah, kita ingin melipatgandakan kursi PSI di legislatif di DPRD Surabaya. Kalau sekarang kita punya empat kursi, maka di Pemilu nanti kita targetkan dapat delapan kursi,” tambahnya.

Guna bisa mencapai target tersebut, Erick menegaskan bahwa PSI Surabaya akan berupaya keras dalam menggaet suara generasi muda baik milenial, maupun generasi Z para pemilih pemula. Hal itu sebagaimana tagline PSI yang dikatakan partainya anak muda.

Terutama karena pemilih generasi muda dengan usia 40 tahun ke bawah dalam daftar pemilih tetap dalam Pemilu 2024 mendatang sangat besar, yaitu lebih dari 30 persen. Sehingga sangat potensial untuk dijadikan kantong suara.

Karena itu, PSI memiliki strategi khusus dalam menggaet suara milenial ini. Yang menurutnya lebih sulit karena generasi muda cenderung skeptis terhadap politik.

“Jadi nggak bisa menerapkan strategi seperti kampanye biasanya. Menghadapi anak muda nggak bisa dengan cara hard selling. Tetapi kita lebih banyak menggelar acara kepemudaan, karena anak muda cenderung skeptis pada politik,” tandasnya.

Karena itu PSI dalam mendekati anak muda sering melalui penyelenggaraan lomba-lomba seperti games, olahraga dan juga acara yang dekat dengan kegiatan anak muda. Di mana, dalam kegiatan itu nanti akan turut diberikan edukasi politik. Dikenalkan apa itu partai, apa itu PSI, dan juga tentang edukasi tentang pemilu baik presiden maupun Pileg.

“Ketika mereka sudah kenal partainya, teredukasi, maka ia akan ingat 'oh aku belajar politik ini ya dari PSI'. Dan yang utama adalah tentang hal memilih yang mereka miliki. Bahwa mereka harus ikut memilih jangan sampai golput, itu goal kita,” tegas pria yang juga maju sebagai bacaleg DPRD Jatim ini.

Lebih lanjut PSI juga akan memberikan bimtek pada seluruh bacaleg agar mereka terbekali strategi-strategi pemenangan guna meraup suara sebanyak-banyaknya.

Terlebih pemerintah juga sudah memutuskan bahwa penyelenggaraan Pemilu dilakukan secara terbuka, bukan tertutup. Yang mana kemenangan harus diraih dengan upaya memaksimalkan turun ke masyarakat agar pemilih mengenal siapa wakil rakyat yang akan diberi mandat kepercayaan.

“Kita lega karena sudah diputuskan terbuka. Sehingga pemilih bisa menentukan secara langsung siapa wakil rakyat yang dipilih,” pungkas Erick. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved