Berita Surabaya
Sosok Terduga Teroris di Kalimas Madya Surabaya Drop Out dari Kampus Negeri
Terduga teroris berinisial ABU (52) yang ditanggkap anggota Densus 88 di Jalan Kalimas Madya Surabaya dikenal pendiam dan jarang bersosialisasi
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: irwan sy
Namun, sejumlah sumber yang diperolehnya, lanjut Abri, bahwa sosok ABU kerap bertemu teman-temannya di salah satu toko kawasan Jalan Sasak, Surabaya.
"Kumpulannya di Jalan Sasak itu. Di situ ada toko gitu. Nongkrong di situ. Kalau di sini gak ada. Dia kurang diminati mungkin ya. Orang kurang tertarik. Kalau ditempat lain. Dia berbicara. Dia sempat dipanggil ustad," ungkapnya.
Mengenai pendidikan ABU, setahu Abri, sosok ABU memiliki usia relatif sama dengan dirinya.
Ia mengetahui informasi bahwa ABU sempat mengenyam bangku perkuliahan jurusan teknik kimia di salah satu kampus teknik negeri di Surabaya, tahun 1998 silam.
"Dia kan dulu pernah kuliah teknik kimia. Setelah itu keluar, mungkin enggak kuat dia," jelasnya.
"Sekeluarga itu, anak pertama kuliah di IPB. Anak kedua, enggak kuliah. Anak ketiga, kuliah. Anak keempat ya dia. Anak kelima, adiknya dia ini, fathi kalau gak salah. Dia enggak tahu ke mana, hilang istilahnya. Sejak tahun sekitar 1998, ya sekitar itu. Ceritanya memang sempat buka toko. Tapi hilang, enggak tahu ke mana," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Densus-88-melakukan-pengamanan-di-rumah-tersangka-teroris-di-Surabaya.jpg)