Berita Surabaya

Kinerja Positif Selama 3 Tahun Berturut-Turut, SIG Raih Bisnis Indonesia Award 2023

Konsistensi SIG dalam mempertahankan pertumbuhan kinerja mendapat apresiasi dari Bisnis Indonesia Award (BIA) 2023

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
SIG
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, saat menerima penghargaan BIA Award 2023 dengan Kategori Emiten Non-Bank, Sektor Material Konstruksi yang diserahkan oleh Komisaris Bisnis Indonesia, Dorothea Samola. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Konsistensi SIG dalam mempertahankan pertumbuhan kinerja mendapat apresiasi dari Bisnis Indonesia Award (BIA) 2023 dengan diraihnya penghargaan Kategori Emiten Non-Bank, Sektor Material Konstruksi yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia Group.

Penghargaan diserahkan oleh Komisaris Bisnis Indonesia, Dorothea Samola kepada Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni di Jakarta.

BIA 2023 merupakan ajang penghargaan yang diadakan oleh Bisnis Indonesia bagi para pelaku bisnis (emiten dan non-emiten) di Indonesia.

BIA 2023 menetapkan tema Bertumbuh di Era Baru, sebagai apresiasi kepada dunia usaha yang mampu menjaga pertumbuhan positif selama periode tiga tahun dengan senantiasa aktif dalam mencari peluang agar dapat meningkatkan kinerja perusahaannya selama pandemi Covid-19 dan siap menyongsong era baru pasca-pandemi.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kemampuan SIG dalam menjaga pertumbuhan kinerja positif selama periode tiga tahun yang penuh tantangan, khususnya selama masa pandemi Covid-19 yang penuh tantangan, serta peningkatan biaya energi.

Vita memandang penghargaan ini sebagai pemicu motivasi untuk terus berinovasi menghadirkan produk berkualitas dan ramah lingkungan, serta penerapan Good Corporate Governance (GCG).

“Keberhasilan SIG mencatatkan kinerja positif tidak terlepas dari sejumlah inisiatif strategis yang telah diterapkan, mulai dari upaya mengamankan sektor penjualan dan pendapatan, mendorong efisiensi melalui peningkatan operational excellence, melakukan optimalisasi struktur investasi pada anak perusahaan, hingga pengelolaan finansial yang baik,” kata Vita Mahreyni, Jumat (2/6/2023).

Pada tahun 2022, SIG berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 15,5 persen menjadi Rp2,365 triliun dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp2,047 triliun.

SIG membuktikan resiliensi tak hanya dari capaian bisnis, namun juga operasional berkelanjutan.

Pada  tahun yang sama, SIG juga berhasil menekan intensitas emisi karbon hingga 590 kg CO2/ton cement equivalent, atau turun 16,67 persen dari baseline tahun 2010 sebesar 708 kgCO2/ton cement equivalent.

Penurunan clinker factor tercapai 69,2 persen dan peningkatan thermal substitution rate (TSR) tercapai 7,2 persen.

Secara umum, seleksi penjurian BIA 2023 terdiri dari dua tahap yaitu seleksi kuantitatif dan kualitatif.

Sebelum mengukur kinerja keuangan, seluruh perusahaan setiap kategori, baik itu perusahaan emiten, perbankan dan perusahaan sekuritas terlebih dulu harus memenuhi kriteria seleksi yang bervariasi oleh Bisnis Indonesia Resources Center (BIRC).

Perhitungan kinerja keuangan dilakukan berdasarkan beberapa indikator seperti pertumbuhan kinerja dan rasio kinerja.

Untuk pertumbuhan kinerja, variabel yang diukur adalah laba bersih, total aset, ekuitas, pendapatan, serta kas dan setara kas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved