KKB Papua
KELICIKAN KKB Papua Penyandera Pilot Dikuliti Susi Pudjiastuti, Berdalih Negosiasi Malah Tembaki TNI
Kelicikan KKB Papua penyandera pilot Susi Air Philips Mehrtens dikuliti oleh sang pemilik maskapai, Susi Pudjiastuti.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Dalam upaya pembebasan Philips, KKB sedianya sudah membuka diri untuk melakukan negosiasi.
Akan tetapi, mereka justru menembaki personel TNI dari Satgas dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/ Galuh Taruna Kostrad di Distrik Mugi, Nduga, Papua Pegunungan, pada 15 April 2023. Lima prajurit TNI yang gugur dalam penyerangan tersebut.
Ingin Mengebom KKB Papua
Sebelumnya, Susi Pudjiastuti menunjukkkan kemarahannya karena pilot Susi Air yang disandera KKB Papua tak kunjung diselamatkan.
Susi bahkan berkeinginan membom KKB Papua jika diberi wewenang untuk menyelamatkan pilotnya.
Kemarahan Susi Pudjiastuti ini disampaikan dalam rekaman sambungan telepon dengan pendeta Karela Phil Erari seperti ditayangkan Kompas TV, pada Sabtu (6/5/2023).
"Saya marah, kalau tanya saya, saya mau apa, kalau saya disuruh menyelamatkan pilot saya sendiri, saya akan minta bom sama TNI. Saya bom semua sendiri, saya marah," kata Susi Pudjiastuti.
Sementara itu Pendeta Karela Phil Erari, mengatakan bakal segera ke Jakarta untuk berbicara dengan pemerintah.
Ia berharap ada tindak lanjut lebih lagi perihal pembebasan Kapten Philips dari KKB pimpinan Egianus Kogoya.
"Betul-betul. Oke bu Susi senang bisa bicara, minggu depan saya ke Jakarta nanti saya pengen bisa untuk coba minta beliau segera mengeluarkan perpres untuk memastikan bahwa kapten philip segera dibebaskan dan segera harus ada tindakan terhadap Egianus Kogoya dengan teman-teman," ungkapnya.
Lalu, seperti apa kabar terbaru misi penyelamatan pilot Susi Air?
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sempat memerintahkan agat tetap melanjutkan operasi penyelamatan pilot Susi Air yang disandera oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) setelah baku tembak tersebut.
Laksda Julius Widjojono mengatakan Panglima TNI Yudo Margono telah memerintahkan prajurit untuk tidak ragu-ragu dalam menjalankan tugas tersebut.
"Tetap dilanjutkan, perintah Panglima TNI jelas, tegas, tidak usah ragu-ragu," kata Julius saat konferensi pers di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Minggu (16/4/2023).
Selain itu, Panglima TNI juga akan melakukan evaluasi terhadap operasi tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.