Berita Viral
SOSOK Istri AKBP Achiruddin Hasibuan yang Minta Kasus Diselesaikan Kekeluargaan, Anggap Duel Biasa
Inilah sosok istri AKBP Achiruddin Hasibuan yang mati-matian bela anaknya, Aditya Hasibuan hingga meminta kasus dengan Ken Admiral diselesaikan kekelu
Menurut Yeti, karena kedua belah pihak ingin berduel, jadi pihaknya meminta dilanjutkan saja.
"Dilanjutkan saja sampai selesai, kalau udah puas akhirnya mereka didamaikan, diobati, diajak untuk dikasih makan sedikit-sedikit. untuk menghilangkan rasa kesal. Setelah itu ada chat-chatan ya sudah selesai. Saya tidak tahu, akhirnya Ken melapor, anak saya juga melapor," katanya.
"Itu bukan penganiayaan, tapi duel antara dua pemuda," tegas Yeti.
Setelah kasus ini viral dan Aditya ditetapkan tersagka, Yeti memohon kepada keluarga Ken untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
Dia tidak tega melihat sang anak memakai baju orange (tahanan).
"Saya memohon keluarga Ken. Pada intinya Ken dan Aditya kan berkawan. Perselisihan pasti ada di perkawanan.
Bagaimana kita menyikapi s ebagai orangtua.
"Harapan saya, Buka pintu hati ibu, saya bermohon sekiranya masalah ini kita selesaian secara kekeluargaan, Itu mungkin lebih baik. Saya bermohon kepada ibu," ujar Yeti di hadapan Elvi Indri, ibu Ken yang tampil di acara tersebut.
Yeti bahkan siap mendatangi ibu Ken untuk bisa memohon maaf tersebut.
"Kalau memang saya harus pergi menjumpai ibu, saya siap, Saya gak tahu lagi harus berbuat apa, di jakarta ini. Saya gak bisa ngomong lagi. Orangtua tidak berkeinginan seperti ini," katanya.
Yeti mengaku sampai sekarang dia tidak bisa bekerja karena memikirkan nasib anaknya.
"Sampai sekarang saya, bekerja pun tidak. melihat anak saya memakai baju warga kuning," katanya sambil menangis.
Reaksi Ibu Ken Admiral

Menanggapi hal itu, ibu Ken Admiral, Elvi Indri mengaku sudah memaafkan secara dunia dan akherat.
Namun, dia tetap meminta proses hukum tetap berjalan seperti apa adanya.
"Kalau untuk memafkan secara dunia dana kherat saya sudah memaafkan, Tapi untuk berdamai, kek mana saya bilang. Gak bisa terlupakan," katanya dengan logat Batak.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.