Mata Lokal Memilih

Survei Terbaru Lanskap Terkait Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Subianto Unggul di Jawa Timur

Lembaga Survey & Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) merilis hasil survei terbarunya terkait pilihan warga Jawa Timur untuk Pilpres 2024.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Lembaga Survey & Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) merilis hasil survei terbarunya terkait pilihan warga Jawa Timur untuk Pilpres 2024.

Di antara hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjadi yang tertinggi.

Dalam survei tersebut, tingkat keterpilihan atau elektabilitas Prabowo di Jawa Timur berada di angka 26,1 persen. Dengan angka tersebut, Prabowo unggul dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di posisi kedua (19,3 persen) serta juga dari eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi ketiga (19 persen).

Survei Lanskap ini, dilakukan pada rentang 1-10 April 2023 dengan melibatkan responden sebanyak 880 orang di Jawa Timur.

Metodologi survei menggunakan multi stage random sampling dengan margin of error ± 3,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Lanskap, Mochammad Toha dalam keterangan tertulis memaparkan, dalam temuan survei itu didapati mayoritas masyarakat Jawa Timur sudah mengenal sosok Prabowo Subianto. Hal itu lantas berpengaruh pada tingkat keterpilihan di mata responden, melalui pertanyaan jika Pilpres digelar saat ini.

"Prabowo Subianto menjadi figur yang banyak dipilih masyarakat Jawa Timur untuk Presiden 2024. Secara elektabilitas Prabowo unggul dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Capres NasDem Anies Baswedan," kata Toha, dikutip Selasa (18/4/2023).

Dalam analisa survei tersebut, tingginya elektabilitas Prabowo itu juga tak lepas dari kegiatan safari Menhan itu ke beberapa daerah termasuk bersama dengan Presiden Jokowi. Hal ini juga termasuk di Jawa Timur, di mana Prabowo kerap melakukan silaturahmi misalnya dengan para kiai.

Meski Prabowo berpeluang besar di Pilpres 2024, Toha menyarankan agar sosok cawapres pendamping juga harus dipertimbangkan dengan matang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved