Sosok Ibu dan Anak Diduga jadi Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Hilang sejak 2021

Baru-baru ini, sosok ibu dan anak diduga ikut menjadi korban dukun pengganda uang usai hilang sejak 2021.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Adrianus Adhi
Faebook via Kompas.com, Tribun Jateng
Sosok ibu dan anak yang diduga korban Mbah Slamet (kiri). Suasana evakuasi jenazah korban dukun pengganda uang Banjarnegara (kanan) 

Namun, sejak itu keluarga tidak bisa lagi menghubungi Theresia maupun Okta.

Upaya pencarian sudah dilakukan tapi tidak berhasil.

“Saya cari informasi ke mana-mana kayak hilang ditelan bumi. Sampai Claudy (anak Theresia) di sini (di rumah Yusuf) 6 bulan.

Baca juga: Siasat Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Demi Bujuk Korbannya, Beri Janji Tak Masuk Akal

Baca juga: Isi Pesan Terakhir Korban Pembunuhan Berantai Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet di Banjarnegara

Theresia dengan bapaknya Claudy itu kan sudah cerai. Terus Lebaran setahun lalu, saya antar ke bapaknya (Jogja),” tuturnya.

Setelah ada kejadian di Banjarnegara, Yusuf meyakini bahwa Theresia dan Okta menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet.

Dia pun terus memantau setiap perkembangan kasus tersebut.

"Kami terus memantau jika ada nama Theresia Dewi dan Okta dalam daftar nama korban Mbah Slamet," ucap Yusuf.

“Okta itu sama ibunya, ibunya kemana-mana pasti diantar. Saya curiga, kalau masih hidup, pasti hubungi anaknya. Perkiraan saya setelah pergi (dari Salatiga), sudah dibunuh,” sambung Yusuf.

Keluarga maupun kerabat dekat Theresia dan Okta, termasuk Yusuf dan mantan suami Theresia, sudah diambil sampel DNA oleh petugas di Banjarnegara.

“(keyakinan) Ya karena barang buktinya sudah identik.

Meski hanya tinggal tulang belulang, sudah identik. Saya lihat jamnya adik saya,” katanya sambil berkaca-kaca.

Yusuf menuturkan, adiknya merupakan kontraktor, demikian keponakannya, Okta.

Rencananya, setelah jenazah diperbolehkan dibawa pulang, nantinya akan dimakamkan di TPU Giriloyo Kota Magelang.

Yusuf menyebutkan, Theresia dan Okta saat berangkat menuju Banjarnegara tersebut naik mobil Honda Mobillio. Okta memakai jaket beratribut ormas Pemuda Pancasila (PP).

Baca juga: Darah yang Dipakai Ritual Dukun Pengganda Uang di Gresik Ternyata Sudah Kedaluwarsa

Baca juga: TABIAT Buruk Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Dibongkar Istri: Main Perempuan dan Tak Jelas Kerjanya

Kisah Korban Suheri Gadaikan Mobil

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved