Persebaya Surabaya

Biodata Andhika Ramadhani, Kiper Persebaya Surabaya yang Disorot Usai Blunder Menit Akhir vs Persis

Berikut Biodata Andhika Ramadhani, kiper Persebaya Surabaya yang disorot usai blunder menit akhir saat lawan Persis Solo.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Instagram: Cakdhik
Andhika Ramadhani kembali jadi sorotan usai blunder menit akhir di laga Persis vs Persebaya 

SURYA.co.id, - Berikut Biodata Andhika Ramadhani, kiper Persebaya Surabaya yang disorot usai blunder menit akhir saat lawan Persis Solo.

Seperti diketahui, Persebaya Surabaya harus merelakan 3 poin penuh yang sudah ada di depan mata saat melawan Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Pasalnya, Persebaya harus kebobolan gol di menit-menit akhir lewat sebuah tendangan bebas jarak jauh dari Alexis Messidoro. 

Gol dari Messidoro itu memaksa pertandingan berakhir dengan skor 3-3.

Penjaga gawang Andhika Ramadhani kembali menjadi sorotan dari hasil ini.

Andhika Ramadhani, kiper Persebaya Surabaya menjadi sorotan usai gol detik akhir lawan Persis Solo, Sabtu (8/4/2023). Persebaya vs Peris Solo berakhr 3-3
Andhika Ramadhani, kiper Persebaya Surabaya menjadi sorotan usai gol detik akhir lawan Persis Solo, Sabtu (8/4/2023). Persebaya vs Peris Solo berakhr 3-3 (Foto Persebaya)

Meski tampil dengan sejumlah penyelamatan krusial, tapi blundernya di menit akhir yang tak bisa mengantisipasi bola tendangan Messidoro membuat Persebaya kembali kehilangan keunggulan di menit akhir.

Baca juga: Klasemen Persebaya Surabaya Usai Gagal Tundukkan Persis Solo, Harapan 6 Besar Menjauh?

Baca juga: Aji Santoso Bicara Kiper Persebaya Usai Kemenangan di Depan Mata Digagalkan Persis Solo

"Itu masalah individual error, terutama penjaga gawang. Bola seharusnya ditangkap, tapi hanya dibiarin saja, ini yang nanti akan menjadi evaluasi kami," Ungkap Aji Santoso usai pertandingan.

Andhika sendiri kembali dipercaya menjaga gawang Persebaya karena penjaga gawang utama yaitu Ernando Ari harus absen karena memenuhi panggilan TC Timnas U-22 2023.

Adapun ini bukan kali pertama penampilan Andhika mendapatkan sorotan negatif.

Pada Piala Presiden 2022 lalu, penjaga gawang berusia 24 tahun itu juga disorot usai kebobolan di menit akhir.

Sempat Dikritik Bonek dan Sampaikan Permintaan Maaf

Penampilan Andhika Ramadhani di Piala Presiden 2022 lalu sempat dinilai kurang maksimal.

Andhika harus menerima berbagai kritik dari Bonek usai tampil kurang memuaskan di dua pertandingan awal.

Walhasil, Andhika Ramadhani harus dirotasi pada pertandingan ketiga melawan Bali United.

Andhika yang mencatatkan dua penampilan harus kebobolan 4 gol selama Piala Presiden 2022 berlangsung.

Andhika Ramadhani saat membela Persebaya Surabaya di laga melawan Persib Bandung
Andhika Ramadhani saat membela Persebaya Surabaya di laga melawan Persib Bandung (Tribun jabar/ deni denaswara)

Momen tak terlupakan tentu di pertandingan pertama melawan Bhayangkara FC.

Saat itu Persebaya Surabaya harus melepaskan kemenangan yang sudah di depan mata.

Umpan panjang Bhayangkara FC malah membuat Andhika Ramadhani miskomunikasi dengan Leo Lelis.

Walhasil, Anderson Salles berhasil menyamakan kedudukan di penghung pertandingan.

Andhika Ramadhani juga harus memungut bola sebanyak tiga kali pada laga melawan Persib Bandung.

Nasib Persebaya yang tak lolos ke babak perempat final membuat Andhika menyadari kesalahannya.

Melalui akun instagram pribadinya, ia mengucapkan permintaan maaf pada pendukung Persebaya.

"Mohon maaf untuk bonek dan bonita dengan hasil yg kurang baik , kritik dan saran yang kalian sampaikan semoga menjadi lebih baik lagi untuk saya dan juga lambang di dada persebaya

keep learning, keep working hard for the future" Tulis Andhika.

Meski tampil kurang maksimal dengan kebobolan 4 gol, tetapi Andhika Ramadhani mencatatkan total penyelamatan yang bersaing dengan kiper-kiper top lainnya di Piala Presiden 2022.

Pemain jebolan Persebaya junior itu berhasil menyelamatkan jala Bajol Ijo sebanyak 8 kali selama babak penyisihan grup C.

Catatan itu menjadi keempat yang terbanyak, sama dengan jumlah penyelamatan yang dicatatkan oleh Fitrul Dwi (Persib Bandung) dan Rendy Oscario (Madura United).

Nama Andhika Ramadhani sendiri mulai dikenal usai penampilan impresifnya melawan Persija Jakarta musim lalu.

Ia berhasil tampil kokoh di bawah mistar gawang dan menjadi andalan Persebaya apabila Ernando Ari mengalami cedera atau dipanggil timnas.

Jika tak mau tergeser di posisi penjaga gawang, Andhika Ramadhani tentu harus memperbaiki performanya.

Ini karena persaingan penjaga gawang Persebaya musim depan akan semakin ketat.

Satria Tama sudah kembali dari cedera panjang, Ernando Ari juga akan menjadi kandidat kuat sebagai penjaga gawang utama.

Kiper muda I Gede Dida juga siap untuk bersaing di posisi tersebut.

Dievaluasi

Pelatih Aji Santoso sendiri menyebutkan bahwa Andhika Ramadhani tampil kurang maksimal di dua pertandingan.

Ia menyebutkan kesalahan ini telah dievaluasi.

"Andhika memang di dua pertandingan ini kurang maksimal, beberapa kesalahan dibuat sama Andhika sehingga lawan bisa cetak gol, ini sudah kami evaluasi," ungkap Aji Santoso.

Walhasil, posisi Andhika Ramadhani harus digeser oleh Satria Tama pada pertandingan terakhir melawan Bali United.

Satria Tama yang baru kembali dari cedera panjang selama satu musim  penuh sayangnya harus kebobolan di awal babak kedua lewat tendangan keras Ramdani Lestaluhu.

Persebaya Surabaya pun harus kalah 1-0 dan tersingkir dari grup C Piala Presiden 2022.

Meski kebobolan, namun Aji Santoso memuji penampilan Satria Tama.

“Pertama Satria tama sudah lama tidak main dan ini tadi menurut saya penampilan dia cukup bagus,” sebut Aji Santoso.

Mantan pelatih Persela Lamongan itu menilai bahwa penampilan Satria Tama cukup bagus.

Sebab tak mudah bagi pemain yang telah absen satu tahun lebih tetap tampil luar biasa seperti Satria Tama.

Untuk itu, setelah kembali mengawal gawang Persebaya, Satria tama pun diharapkan bisa semakin baik ke depannya.

Apalagi Liga 1 2022-2023 sudah di depan mata.

“Tidak gampang setelah 1 tahun lebih tidak main di pertandingan resmi dan bermain seperti itu saya nilai sudah bagus,” tuturnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved