Berita Surabaya

Mahasiswa ITS Juarai Kompetisi Desain Interior BSIDC 2023, Kalahkan Ratusan Peserta

Tim ini berhasil terpilih melalui proses kompetisi yang berlangsung sejak Desember 2022 dan menyisihkan lebih dari 200 mahasiswa

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa ITS
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang tergabung dalam Tim Great Future menjadi juara pertama Bosch Surabaya Interior Design Competition (BSIDC 2023). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang tergabung dalam Tim Great Future menjadi juara pertama kompetisi desain interior bagi mahasiswa Jawa Timur yaitu Bosch Surabaya Interior Design Competition (BSIDC 2023).

Tim ini berhasil terpilih melalui proses kompetisi yang berlangsung sejak Desember 2022 dan menyisihkan lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Surabaya dan Malang.

Managing Director Bosch di Indonesia, Pirmin Riegger mengungkapkan tim Great Future berhasil meraih penilaian tertinggi dari dewan juri dan menjadi juara pertama dari kompetisi ini.

"Prinsip 100 percent experience-focused (sepenuhnya berfokus untuk menghadirkan pengalaman bagi pelanggan) merupakan elemen kunci penilaian dewan juri terhadap desain-desain para peserta BSIDC 2023," urainya.

Sementara, tim JAB Studio dari Universitas Kristen Petra, Surabaya dan tim Rendezvous dari ITS, Surabaya menyabet peringkat kedua dan ketiga.

Seluruh pemenang tersebut berhak mendapatkan hadiah total senilai Rp 22,5 juta.

"Ketiga pemenang telah terpilih melalui proses kompetisi yang berlangsung sejak Desember 2022 yang mana pada awalnya telah diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Surabaya dan Malang," katanya.

Karya tim juara dikatakannya mengusung konsep futuristik minimalis, nantinya akan diimplementasikan menjadi flagship store terbesar di Jawa Timur, yang sekaligus berperan sebagai kantor Bosch di Surabaya.

"Kreasi mahasiswa tersebut akan menjadi percontohan untuk gerai penjualan produk-produk Bosch di masa depan," paparnya.

Keterlibatan mahasiswa Jawa Timur dalam kompetisi juga menjadi upaya Bosch untuk menjangkau kalangan muda - yang akan menjadi konsumen potensial pada masa mendatang.

"Saat ini kami sedang membangun generasi baru konsumen Bosch. Karenanya, kami ingin desain flagship store di Surabaya menjadi sesuatu yang akan kalangan muda nikmati. Tentunya dengan melibatkan talenta muda Jawa Timur, kami berharap bisa memiliki pemahaman lebih mengenai kebutuhan dan preferensi lokal," tuturnya.

Selama empat bulan pelaksanaan BSIDC 2023, Bosch menggandeng Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jawa Timur, yakni asosiasi para profesional di bidang desain interior, untuk mengorganisir kompetisi, sekaligus terlibat penuh dalam proses seleksi guna menjaga standar desain para partisipan.

Para pemenang juga telah mempresentasikan karya-karyanya di depan jajaran juri - yang terdiri atas perwakilan Bosch, HDII Jawa Timur, dan kalangan profesional, termasuk Budi Kurniawan, seorang desainer interior bertaraf internasional.

“Kami sangat antusias berkolaborasi dengan Bosch untuk mencari talenta muda Jawa Timur yang akan menjadi desainer interior masa depan,"ungkap Anggra Ayu Rucitra, Humas dan Publikasi Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jatim.

Menurut Anggra, inisiatif BSIDC 2023 yang Bosch gagas ini merupakan platform inspiratif bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan dengan merealisasikannya menjadi karya nyata.

"BSIDC 2023 juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Jawa Timur untuk memperluas pengalaman dan memperkuat portofolio mereka sebagai desainer sebelum nanti berkiprah di dunia profesional,” pungkasnya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved