Doa I'tidal dalam Sholat Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan
Berikut bacaan Doa I'tidal dalam Sholat lengkap dengan tulisan Arab, latin dan terjemahan.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Dan kalau mungkin, disunnahkan ditambah dengan bacaan-bacaan yang antara lain ditunjukkan dalam hadits berikut:
Dari Ubaid bin al-Hasan dari Abu Aufa, ia berkata bahwa Rasulullah SAW ketika mengangkat kepalanya dari ruku mengucapkan, sami' allahu liman hamidah:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ
شَيْءٍ بَعْدُ
Ya Allah ya Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu." (Musnad al-Mustkhraj 'ala shahih Muslim)
Syarat I'tidal
Terdapat beberapa syarat I'tidal, di antaranya:
1. Bangun dari ruku’ tidak dimaksudkan untuk tujuan lain selain i’tidal itu sendiri.
2. tuma’ninah. Pada saat melakukan i’tidal harus dibarengi dengan tuma’ninah posisi tubuh tegak berdiri dalam keadaan diam dan tenang minimal selama bacaan kalimat tasbih subhânallâh.
3. Gerakan i’tidal tidak dilakukan dengan berdiri dalam waktu yang lama melebihi lamanya berdiri pada saat membaca surat Al-Fatihah. Karena i’tidal merupakan rukun yang pendek maka tidak boleh memanjangkannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-gerakan-sholat-itidal.jpg)