Berita Blitar
Nekat Membobol Rumah Prajurit TNI, Pencuri di Blitar Berakhir Babak Belur
Tak sampai 500 meter kabur, satu pelaku berhasil ditangkap dan dihajar massa karena geram dengan perbuatannya.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BLITAR - Pelaku pencurian di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ini termasuk nekat dan tidak mengenali korbannya.
Akibatnya, Eko (48), salah satu pencuri malah mengalami luka serius akibat dipukuli karena yang dibobolnya ternyata rumah seorang anggota TNI.
Eko beraksi bersama temannya, SR (35), Minggu (26/2/2023) siang, semula mengira bisa leluasa menjarah barangg-barang di rumah prajurit TNI bernama Candra (38) itu.
Tetapi saat beraksi, keduanya malah kaget karena ternyata mendadak korban pulang.
Keduanya mencoba kabur, tetapi korban yang terlatih dengan situasi yang tak terduga, dengan sigap meringkus Eko (48), warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Sedangkan pelaku lainnya yaitu Sr malah meninggalkan rekannya, meski sudah dikejar ramai-ramai oleh warga.
"Saat ini satu pelaku yang tertangkap sudah kami amankan di Polres Blitar, sementara yang kabur sedang kami buru. Kami sudah mengantongi identitasnya," kata AKP Heru Susanto, Kapolsek Gandusari.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa plat nomor yang digunakan saat beraksi.
Polidi menduga, kedua pelaku itu tidak memilih sasaran sehingga tidak tahu kalau yang disatroni itu adalah rumah prajurit.
Siang itu, mereka sengaja mencari sasaran dengan berputar-putar di desa yang sepi.
Termasuk desa di mana rumah korban berada memang jauh dari mana-mana atau kecamatan, bahkan sepi karena dikelilingi lahan perkebunan yang cukup luas.
Rumah korban memang berlokasi di tengah perkebunan peninggalan penjajah Belanda dengan luas hampir 900 hektare, yang sudah puluhan tahun dikelola swasta.
"Dugaan kami seperti itu, di mana pelaku tidak tahu pemilik rumahnya siapa karena jarak rumah kedua pelaku dengan TKP sekitar 20 KM. Jadi kedunya asal beraksi. Yang penting mencapai sasaran dengan aman," ungkapnya.
Kebetulan siang itu, rumah sepi karena korban mengikuti kegiatan di rumah salah satu perangkat desa.
Melihat ada rumah tertutup rapat dan kondisi sepi, kedua pelaku berhenti dan mengawasinya beberapa menit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pencuri-di-Blitar-bobol-rumah-TNI.jpg)