Berita Malang Raya
Di Kota Malang, Warga Diajak Gemar Konsumsi Makanan Mengandung Protein Hewani
Gerakan Protein Hewani digawangi Dinas Kesehatan Kota Malang melalui unit-unit Puskesmas hingga Posyandu.
Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
Jika ditarik mundur, pada 2022 target penurunan angka stunting mencapai 16 persen.
Pada 2021, mencapai 18 persen dan 19 persen pada 2020.
"Karena itu target RPJMD ya kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target. Itu bukan satu urusan di satu OPD, tapi merupakan integrasi. Secara administrasi, target sudah terpenuhi, tapi juga harus memperkecil lagi dan menurunkan kasus untuk zero stunting Kota Malang," ungkapnya.
Nutrisionis Puskesmas Janti, Senitri Ariyani SST menjelaskan pihaknya sudah mulai menggalakan gerakan tersebut.
Gerakan itu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat protein hewani.
“Di beberapa posyandu sudah. Terakhir Posyandu RW 04 Kelurahan Tanjungrejo. Kami berikan edukasi untuk mengkonsumsi makanan kaya protein hewani ini karena penting untuk mencegah stunting,” tegas Senitri.
Dijelaskannya protein hewani merupakan salah satu instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil serta anak-anak untuk bisa berkembang dengan baik.
Protein hewani juga ampuh mencegah stunting karena mengandung asupan yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Protein hewani, paling tepat dikonsumsi dalam bentuk makanan seperti telur, ikan, daging dan susu.
Makanan ini jika diberikan dalam porsi seimbang dan rutin pada masa pertumbuhan anak, bisa menjadi gizi yang sangat baik untuk pertumbuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Foto-Ilustrasi-menu-berbahan-dasar-protein-hewani.jpg)