Berita Blitar
Bak Mission Impossible, Pemancing di Blitar Mencuri 5 Senapan Angin Hanya Lewat Lobang Kecil
antara pelaku dan korban memang bertetangga bahkan rumahnya hanya berjarak 400 meter dan dipisahkan hamparan sawah.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BLITAR - Kalau pernah menonton serial film Mission : Impossible, mungkin tidak akan percaya dengan cara Sujud (42), mencuri di rumah tetangganya di Kabupaten Blitar. Sebab, Sujud menyalahgunakan keahliannya memancing untuk mengail lima pucuk senapan tanpa membobol mausk rumah, melainkan hanya memanfaatkan sebuah lobang kecil di pintu.
Pencurian itu terakhir dilakukan warga Dusun Sugihan, Desa Pojok, Kecamatan Garum di toko milik Bandi (52) di Dusun Manukan, Desa Pojok, Sabtu (11/2/2023). Jadi sebenarnya mereka bertetangga bahkan saling kenal.
Sujud ditangkap berkat rekaman kamera CCTV yang dipasang korban setelah sebelumnya ia mengalami empat kali pencurian sejak akhir 2022 lalu. Dan dari rekaman CCTV, polisi dan para tetangga korban terbelalak kaget, melihat kepiawaian pelaku mencuri di rumah korban.
Karena pelaku memakai stik atau joran pancing yang dimasukkan lewat lobang sebesar telapak tangan. Caranya mirip seperti orang sedang memancing ikan di kali, dan ketika mata pancing mengenai senapan maka pelaku menariknya, seperti menggondol ikan.
Dari lima kali aksinya itu, pelaku menggondol lima senapan angin dari rumah Bandi. "Empat kali beraksi lolos terus sehingga tidak menyangka kalau diam-diam rumah korban dipasangi CCTV. Sehingga aksinya yang kelima terekam CCTV dan beberapa jam kemudian langsung kami amankan," kata Kapolsek Garum, AKP M Burhanudin, Minggu (12/2/2023).
Menurut Burhanudin, antara pelaku dan korban memang bertetangga bahkan rumahnya hanya berjarak 400 meter dan dipisahkan hamparan sawah. "Dari rekaman CCTV, siapapun yang melihatnya tidak bakal percaya dengan cara pelaku. Sebab caranya tidak terduga karena mencuri senapan yang panjang dan berada dalam rumah itu dengan peralatan memancing," jelasnya.
Memang selain hobi berburu dan punya senapan sendiri, korban juga membuka servis senapan angin di rumahnya. Dari lima senapan yang dipancing pelaku itu, empat adalah milik orang yang sedang diperbaiki dan satu senapan milik korban.
Dari kelima senapan itu, memiliki merek, jenis dan kaliber berbeda-beda. Di antaranya PPC (Pre Changed Pneumatic) dan jenis ini yang disuka para pemburu karena semi otomatis atau sekali pompa bisa dipakai menembak berturut-turut.
Berapa kerugian yang dialami korban, tergantung mereknya karena ada yang harganya Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per buah. "Entah pelaku itu menjualmya ke mana namun mungkin sudah punya langganan karena empat kali mencuri dan barangnya tak ada di rumah atau terjual," paparnya.
Polisi memperkirakan, pelaku mudah beraksi karena kenal baik sehingga korban tidak curiga setiap kali datang ke rumahnya. Diduga pelaku sudah mengamati suasana rumah korban dan mencari tahu di mana tempat meletakkan senapan-senapan yang sudah diservis.
Selain itu, pelaku hobi memancing sehingga kalau menenteng peralatan pancing tidak akan mengundang kecurigaan orang lain. "Kalau akan beraksi, ia menenteng peralatan memancing sehingga korban tidak akan curiga meski tahu kalau pelaku sedang memancing di kali yang ada di dekat rumahnya," paparnya.
Sebagai informasi, rumah korban menghadap ke Utara namun tempat servis dan menyimpan senapan ada di belakang rumah dan pintunya menghadap ke Selatan atau sungai tempat orang biasa memancing.
Karena itu, pelaku kerap berpura-pura memancing di sungai sambil mengawasi korban keluar rumah. Tempat servis korban sepi meski pintunya dikunci namun pelaku mudah menjalankan aksinya karena sudah tahu ada lobang kecil di dekat pintu.
"Karena tidak menjebol termasuk tidak merusak kunci pintu, korban mungkin heran ada pencuri bisa mengambil senapan di atas rak," jelasnya.
Karena penasaran itu, korban memasang CCTV untuk menguak aksi pencuri yang sudah empat kali menyatroni rumahnya itu. Rupanya pelaku memang tidak membuka pintu namun memanfaatkan lobang pintu yang selebar telapak tangan orang dewasa untuk memasukkan stik pancingnya dari luar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pencuri-senapan-di-Blitar-tertangkap.jpg)