Berita Madiun

Peternak Diminta Waspadai Penyakit PMK Jenis LSD, DKPP Kabupaten Madiun: Sulit Sembuh

DKPP Kabupaten Madiun meminta kepada para peternak untuk mewaspadai Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) jenis Lumpy Skin Disease.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
febrianto ramadani/surya.co.id
Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, Bagus Sri Yulianta, melakukan sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada pemilik peternak sapi, Jalan Jalak, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (1/2/2023). 

Berita Madiun

SURYA.co.id, MADIUN - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun meminta kepada para peternak untuk mewaspadai Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) jenis Lumpy Skin Disease.

Kabid Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, Bagus Sri Yulianta, menjelaskan penyakit itu seperti cacar yang menyerang pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing.

"Ciri-cirinya ada bentolan, lalu melepuh. Kalau sudah membesar akan timbul luka, dan itu sulit sembuh,"ujarnya, seusai vaksinasi di sebuah tempat peternak sapi, Jalan Jalak, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (1/2/2023).

Meski risiko kematian pada hewan rendah, lanjut dia, tetapi kerugian pada peternak sangat tinggi, karena kulit hewan menjadi jelek dan tidak layak dijual.

"Kami fokus mengawasi terus dan dikendalikan dengan munculnya beberapa kasus yang ada di Jateng dan beberapa kabupaten di Jawa Timur," terangnya.

Apalagi menurut dia, dari Pemerintah Provinsi telah menginstruksikan jajarannya supaya perlu mewaspadai penularan tersebut.

"Mengingat kasus PMK di Kabupaten Madiun pada 2022 ada 30 kasus. 29 menyerang sapi dan 1 menyerang hewan kambing," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved