Pemilu 2024
Bupati Sidoarjo : Anggota PPS Harus Bisa Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas
Demikian disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di sela menghadiri acara pelantikan 1.038 orang anggota PPS
Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Anggota PPS (panitia pemungutan suara) harus bisa mewujudkan pemilu yang berkualitas.
Karena PPS memiliki peran yang sangat strategis dalam pelaksanaan pesta demokrasi, termasuk pemilu di Sidoarjo 2024 mendatang.
Demikian disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di sela menghadiri acara pelantikan 1.038 orang anggota PPS dari desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pelantikan itu digelar di Exhibition Hall Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.
"PPS memegang peranan yang strategis dalam tugas, wewenang, dan kewajibannya dalam agenda penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024," kata Gus Muhdlor, panggilan Bupati Ahmad Muhdlor.
Ya, salah satu tugas penting PPS dalam pemilu adalah melaksanakan semua tahapan penyelengaraan pemilu di tingkat kelurahan atau desa, hingga proses pengumpulan hasil perhitungan suara.
"Kami meminta kepada seluruh anggota PPS agar benar-benar mempelajari dan menguasai semua regulasi tentang Pemilu Tahun 2024. Supaya nanti bisa menjalankan tugas dengan baik, mewujudkan Pemilu yang demokratis, dengan mengedepankan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil”, pesannya.
Gus Muhdlor juga mengingatkan agar semua anggota PPS untuk proaktif berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, Kepala Desa atau Kelurahan, Perangkat Desa, maupun Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Dengan cepat beradaptasi, konsolidasi dan koordinasi bersama tim dan stakeholder lainnya di tingkat desa atau kelurahan akan jauh lebih ringan dalam menjalankan tugas. Sebaliknya, ketika kordinasi dan komunikasinya kurang bagus, maka tugas akan semakin berat dijalankan.
"Semoga amanah yang diemban ini dapat ditunaikan sebaik-baiknya, sehingga Pemilu 2024 nanti dapat menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk negeri ini, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif," lanjutnya.
Sebanyak 1038 anggota PPS yang dilantik tersebut merupakan orang-orang terpilih yang telah melalui seleksi dari sekian ribu pendaftar. Untuk itu semua diwanti-wanti agar bekerja dengan sungguh-sungguh.
Ketua KPU Sidoarjo Mohamad Iskak menegaskan bahwa kualitas demokrasi salah satunya ditentukan oleh kualitas kinerja dari PPS yang ada di masing-masing wilayah.
"Kualitas demokrasi ditentukan oleh anggota PPS, tidak ditentukan oleh KPU. Kualitas demokrasi dibangun dari Desa dan kelurahan, bahkan dari dari dusun-dusun. Makanya kami sangat berharap tanggungjawab yang berat ini bisa benar-benar diemban dan dijalankan dengan baik," kata Iskak
Menurutnya, anggota PPS sebagai penyelenggara Pemilu tidak lagi leluasa mengomentari segala hal dan lebih menjaga hubungan baik dengan seluruh partai politik.
"Mereka yang sudah dilantik jadi PPS, sudah harus memulai menjaga komentar dan 'jempolnya'. Jangan sampai kemudian jika ada isu atau apapun mereka langsung berkomentar di media sosial atau sebagainya," pesannya.
Diusulkan Kembali Jadi Ad Hoc, Bawaslu Trenggalek Luncurkan Buku Tentang Pengawasan Pemilu 2024 |
![]() |
---|
Dugaan Kasus Asusila, DKPP Periksa Komisioner Bawaslu Kota Surabaya |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Annisa Mahesa, Anggota DPR Termuda yang Dilantik di Usia 23 Tahun, Totalnya Rp 5,8 M |
![]() |
---|
Sosok Jamaludin Anggota DPR RI Pakai Kostum Ultraman Jelang Pelantikan di Senayan, Pengusaha Top |
![]() |
---|
Sosok Romy Soekarno, Cucu Bung Karno Jadi Anggota DPR Usai Arteria Dahlan Mundur: Eks Suami Artis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.