Berita Entertainment

BABAK Baru Kasus KDRT Venna Melinda: Ferry Irawan Ajukan Penangguhan, Hasil DNA Darah Terungkap

Pada babak baru kasus KDRT Venna Melinda, Ferry Irawan diketahui mengajukan penangguhan penahanan pada Polda Jatim.

Kolase Surya.co.id
Babak baru kasus KDRT Venna Melinda, Ferry Irawan mengajukan penangguhan penahanan dan berharap dapat bertemu istrinya. 

SURYA.CO.ID - Pada babak baru kasus KDRT Venna Melinda, Ferry Irawan diketahui mengajukan penangguhan penahanan pada Polda Jatim.

Surat penangguhan penahanan tersebut telah diajukan oleh pihak Ferry Irawan sehari setelah dia resmi ditahan di Polda Jatim yakni, Selasa (17/1/2023).

Meski begitu, saat ini Polda Jatim masih melakukan pengkajian mengenai surat penangguhan penahanan itu. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto.

Dirmanto mengatakan, hasilnya baru dapat disampaikan dalam waktu dekat, atau selambat-lambatnya pada pekan depan. 

"Namun demikian informasi dari penyidik kami terima tadi siang masih akan dilakukan pengkajian kembali terkait surat (penangguhan penahanan) tersebut," ujarnya di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: PENGORBANAN Ferry Irawan Diungkit Sang Adik, Singgung Soal Penghasilan dan Kepentingan Venna Melinda

Selain mengajukan surat penangguhan penahanan, pihak Ferry Irawan juga mengaku ingin bertemu dengan Venna Melinda.

Mengenai hal itu, Polda Jatim akan memberikan fasilitas pada pekan depan.

Sedangkan mengenai mekanisme pertemuan antar kedua belah pihak itu. Mantan Kapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya itu, belum merincinya secara pasti. 

"Kemudian yang kedua, juga penyidik menerima informasi dari pengacara untuk difasilitasi bertemu antara korban (Venna Melinda) dan terlapor (Ferry Irawan tersangka KDRT)," ujar mantan Waka Satlantas Polrestabes Surabaya itu.

Kabid Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo mengungkap hasil pengujian sampel darah pada sejumlah barang bukti dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Venna Melinda

Terdapat tiga item barang bukti yang menjadi objek analisis Tim Labfor Polda Jatim, yakni sebuah sobekan kain dari kaos warna coklat.

Kemudian handuk warna putih, dan bercak darah yang ditemukan di lantai.

Sejumlah item tersebut dicocokkan dengan data pembanding yakni dari sampel darah korban KDRT tersebut, yakni sampel darah Venna Melinda.

Hasilnya, Kombes Pol Sodiq Pratomo mengungkap, berdasarkan tes DNA yang dilakukan timnya, ketiga item barang bukti tersebut terdapat bercak darah yang identik dengan darah Venna Melinda sebagai korban. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved