Berita Blitar
Dikeluhkan Pengunjung, Bangku Rusak di City Walk Makam Bung Karno Kota Blitar Belum Diperbaiki
Kondisi sejumlah bangku pengunjung di City Walk kawasan wisata Makam Bung Karno Kota Blitar yang rusak hingga saat ini belum juga diperbaiki.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BLITAR - Kondisi sejumlah bangku pengunjung di City Walk kawasan wisata Makam Bung Karno Kota Blitar yang rusak hingga saat ini belum juga diperbaiki.
Sampai sekarang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar berdalih masih mencari solusi untuk memperbaiki sejumlah bangku pengunjung yang rusak.
Padahal, kondisi bangku yang rusak sejak lama itu sering dikeluhkan oleh pengunjung dan para pelaku wisata di kawasan Makam Bung Karno.
"Bangku pengunjung di City Walk ini rusak sudah sejak lama, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," kata Fitrianto, salah satu pengunjung di kawasan wisata Makam Bung Karno, Kota Blitar, Kamis (19/1/2023).
Kondisi bangku pengunjung yang berjajar di sisi timur City Walk memang banyak yang rusak.
Papan kayu di bagian alas duduk dan tempat sandaran bangku banyak yang lapuk, bahkan terlepas.
Kondisi itu membuat pengunjung tidak nyaman. Pengunjung yang habis ziarah dan ingin bersantai sambil duduk-duduk di City Walk, akhirnya tidak bisa karena banyak bangku yang rusak.
"Setelah ziarah, pengunjung harus jalan lumayan jauh melewati stan pedagang. Setelah keluar dari stan, biasanya pengunjung istirahat sambil duduk-duduk di City Walk. Karena banyak bangku yang rusak, pengunjung jadi kurang nyaman duduk di City Walk," ujar Fitriyanto.
Salah satu pedagang di kawasan wisata Makam Bung Karno, Mursito mengatakan kondisi bangku rusak di City Walk memang sering dikeluhkan pengunjung.
Para pedagang berharap, Disbudpar segera memperbaiki Kondis bangku rusak di City Walk demi kenyamanan pengunjung.
Selain memperbaiki bangku rusak, ia juga meminta Disbudpar menyediakan tempat sampah di kawasan City Walk.
"Kalau bisa, secepatnya diperbaiki (bangku yang rusak). Selain itu, kami juga meminta ada tambahan tempat sampah di kawasan City Walk," katanya.
Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono mengatakan masih mencari solusi terkait pemeliharaan sarana dan prasarana di City Walk Makam Bung Karno.
Menurutnya, dinas belum bisa mengalokasikan anggaran pemeliharaan sarpras di City Walk karena asetnya belum diserahkan ke dinas.
"Pembangunan City Walk itu program pusat. Sampai sekarang belum ada berita acara serah terima aset dari pusat ke dinas, sehingga belum tercatat menjadi aset dinas. Kami juga belum bisa menganggarkan untuk pemeliharaan," katanya.
Tapi, kata Edy, Disbudpar akan mencari solusi untuk memperbaiki fasilitas pengunjung di City Walk. Selain mencari CSR, Disbudpar juga berencana berkoordinasi dengan paguyuban pelaku wisata di kawasan Makam Bung Karno untuk mencari solusi.
"Kami akan koordinasi dengan paguyuban untuk mencari solusi perbaikan sarpras di City Walk," ujarnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA
Jelang Nataru, Petugas Gabungan Cek Bus dan Tes Urine Awak Bus di Terminal Kesamben Blitar |
![]() |
---|
Menikah dengan Wanita Tulungagung Lalu Over Stay, WNA Malaysia Diamankan Petugas Imigrasi Blitar |
![]() |
---|
Baru Punya 12 Unit, Dishub Kabupaten Blitar Sebut Masih Kekurangan 8 Unit Bus Sekolah |
![]() |
---|
Jelang Libur Nataru, Dishub Kab Blitar Pasang Peringatan Rawan Longsor di Jalur Menuju Tempat Wisata |
![]() |
---|
Bea Cukai Blitar Musnahkan 404.000 Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 498 Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.