Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal
SERAGAM Ferdy Sambo Bisa Meringankan Bharada E, Ahli Psikologi Forensik Sebut Ada Tekanan Obyektif
Keadaan Ferdy Sambo yang berseragam dinas polisi saat memberi perintah untuk menembak Brigadir J bisa meringankan BHarada E. Ini kata ahli psikologi
"Berdasarkan penelitian ada perbedaan tingkat kepatuhan subyek penelitian ketika mereka diperintah dibandingkan memakai busana peneliti dan tidak memakai. Ketika peneliti memakai busana sebagai ilmuwan, perintahnya tidak.
"Silakan dicek saja, bagaimana kostum yang dipakai pemberi perintah dalam kasus ini," katanya.
Seperti diketahui, saat memberikan perintah untuk menembak Brigadir J kepada Bharada E, Ferdy Sambo menggunakan seragam dinas kepolisian lengkap.
Selain dua hal itu, Reza juga mengutaikan hal lain yang bisa membuktikan adanya tekanan obyektif yang dialami Bharada E.
Yakni, lokasi pemberi perintah.
Menurut Reza, di kasus ini, apakah pemberi perintah itu di lingkungan yang legitimat dan otoritatif atau tidak.
Atau, lanjut Reza, lingkungan itu spesifik, sudah merepresentatifkan power, kekuasaan, kekuatan, dan wibawa.
Selain itu, alasan lain, apakah si pemberi dan penerima perintah berada di ruangan yang sama atau berbeda.
Ketika perintah disampaikan, sementara si pemberi perintah berada di ruang berbeda, maka akan memberi tingkat kepatuhan berbeda.
Namun, ketika di ruang sama, efeknya terhadap kepatuhan si pemberi perintah sangat nyata.
"Penelitian ini bukan kepatuhan secara umum, tetapi kepatuhan seseorang untuk melakukan kegiatan merugikan ke orang lain, untuk melakukan perbuatan yang jahat atau salah," terang Reza.
Menurut Reza, kalau unsur-unsur yang ditemukan Milgram itu ada, maka punya alasan untuk mengatakan bahwa tekanan obyektif itu ada.,
"Pemahaman tekanan, tidak selalu dimanifestasikan secara lisan saja, tapi juga non verbal," tegasnya.
Kesaksian Reza ini menarik perhatian hakim ketua Wahyu Iman Santoso untuk bertanya.
Hakim Wahyu menyoroti tentang adanya kostum atau seragam yang dipakai pemberi perintah yang bisa memberikan tekanan kepada penerima perintah.