Berita Surabaya

Bantu Pemkot, PDAM dan Baznas Turun Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya

PDAM Surya Sembada bersama Baznas Kota Surabaya ikut berkontribusi dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: rahadian bagus priambodo
dok.ist
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya ikut berkontribusi dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Surabaya.  

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk menaikkan pendapatan warga melalui program Padat Karya. Sehingga, upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan dapat tercapai.

“Tidak hanya pemberian kunci rumah, Pak Camat sudah saya minta untuk membangun Toko Kelontong, yang kerja (anggotanya) adalah orang-orang dalam satu RW, yang tidak mampu dikumpulkan,” ujar dia.

Nantinya, para pembeli di Toko Kelontong adalah warga dalam kawasan RW tersebut. “Itu peran Pak RW nanti dengan Kader Surabaya Hebat (KSH). Kenapa saya turun? Karena untuk menggugah kembali perasaan warga untuk guyub rukun,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkim) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan bahwa percepatan pengerjaan program Dandan Omah  dari target 900 unit.

“InsyaAllah di bulan Desember ini, 900 rumah kita sudah selesaikan perbaikan. Kita harapkan ada peningkatan kualitas hunian dari sisi atap, dinding, lantai, sirkulasi udara, dan termasuk jamban,” kata Irvan.

Menurutnya, ketika kualitas hunian tersebut meningkat maka produktivitas penerima manfaat akan meningkat. "Pembelian bahan bangunan di sekitar kelurahan setempat, pekerjanya juga warga setempat di satu kelurahan dan libatkan dalam pengerjaan Rutilahu,” ujar dia. (bob) 

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved