Profil Lengkap Perusahaan di Madiun yang Produksi Bus Listrik Untuk KTT G20 di Bali

Bus listrik yang dipakai para peserta KTT G20 di Bali ternyata produksi sebuah perusahaan di Madiun. Simak profil lengkapnya.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Sofyan Arif
Bus Listrik hasul produksi PT INKA Madiun yang dipakai Untuk Transportasi Peserta KTT G20 Di Bali. Simak profil perusahaannya. 

Ketika berdiri, PT INKA (Persero) berada dalam pembinaan teknis Departemen Perhubungan. Tahun 1983, pembinanya dilakukan oleh Dewan Pembina Industri Strategis (DPIS).

Tahun 1989, di bawah Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS). Tahun 1998, pengelolaannya di bawah Menteri Pendayagunaan BUMN.

Dalam tahun yang sama (1998), PT INKA (Persero) menjadi anak perusahaan dari holding PT Bahana Pakarya Industri Strategis (BPIS).

Menyusul dibubarkannya PT BPIS pada 2002, PT INKA (Persero) berada dalam pengelolaan Kementerian BUMN hingga sekarang.

Dipuji Gubernur Jatim Khofifah

Gubernur Khofifah pernah menyempatkan diri untuk menjajal langsung bus listrik buatan Madiun, E-Inobus, dengan berkeliling jalanan Surabaya, tepatnya dari Kantor Gubernur ke Tunjungan Plaza Surabaya. 

Saat menjajal bus listrik sebagai penumpang, Gubernur Khofifah menikmati teknologi dan fasilitas bus listrik E-Inobus. Ia berkomentar bahwa suspensi bus ini sangat halus. Fasilitasnya juga nyaman. Dan yang utama adalah bus ini ramah lingkungan. 

“Terima kasih PT. INKA yang menginisiasi Bus Listrik Merah Putih E-Inobus ini. Bus ini sangat enak, nyaman dan yang terpenting ramah lingkungan dan mendukung pemulihan bumi kita,” tegas Khofifah. 

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengaskan bahwa bus listrik ini akan turut dibawa meramaikan KTT G-20 di Bali. Bus ini akan digunakan untuk akomodasi para tamu dari mancanegara saat konferensi berlangsung.

Selain itu usai KTT G-20 Indonesia di Bali bus listrik ini juga akan digunakan untuk transportasi umum di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. 

"Ini membanggakan sekali, bus listrik buatan Madiun Jawa Timur. Ramah lingkungan dan tentu lebih ergonomis,” ungkap Khofifah. 

Dengan diluncurkannya Bus Listrik Merah Putih E-Inobus PT. INKA (Persero) ini, Khofifah berharap dapat membawa spirit Bumi Majapahit dalam ajang perhelatan KTT G-20 di Bali. 

“Lewat bus listrik ini kita akan membawa semangat Jawa Timur, Bumi Majapahit, yang pertama kali mengenalkan kendaraan listrik pada KTT G-20 di Bali," tandasnya. 

Untuk saat ini, diketahui PT INKA memproduksi sebanyak 53 unit bus listrik E-Inobus. Sebanyak 30 unit bus diantaranya digunakan untuk mendukung KTT G-20. 

Bus listrik ini memiliki sederet keunggulan. Diantaranya bus ini bisa menempuh jarak tempuh 160 km sekali pengisian. Bus ini dapat melaku dengan kecepatan maksimal 100 km/jam, dengan lama pengisian daya 3-4 jam.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved