Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal
KESAKSIAN Bharada E: Ada Perempuan Menangis Keluar Rumah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Tampak Marah
Sosok perempuan menanggis ke luar rumah Ferdy Sambo diungkap Bharada E saat bersaksi di sidang pembunuhan Brigadir J hari ini.
Setelah itu, Brigadir J memberitahukan kepadanya akan ada tamu bernama Elben yang akan datang.
Lalu, Brigadir J mewarning seluruh ajudan, kecuali dia dan Matius dilarang berada di area rumah.
"Almarhum bilang, tIdak ada selain kami berdua (Brigadir J dan Matius) berada di dalam area kediaman bangka. Semua tunggu di luar," ungkap Bharada E.
Setelah itu, ajudan Romer, Sadam, Somad dan ART Irvan, berada di belakang,
Sementara Bharada E bersama Alfons dan Farhan berada di depan.
Sekitar 1-2 jam kemudian, ada orang yang mau ke luar rumah.
"Ada perempuan, saya tidak kenal. Nangis dia. Perempuan itu bilang, mencari driver mobilnya," ungkap Bharada E.
Bharada E lalu memanggil driver mobil Pajero Hitam milik perempuan itu.
Setelah itu, sang perempuan naik dan pulang.
"Semenjak kejadian itu pak FS lebih sering di Saguling," ungkap Bharada E.
Di kesaksian yang lain, Bharada E juga bersaksi bahwa rumah di Jalan Bangka memang dipakai untuk menerima tamu.
Sedangkan rumah di Saguling tidak banyak yang tahu, dan lebih dipakai untuk kegiatan internal.
Sebelum kejadian perempuan menangis itu, Ferdy Sambo lebih sering tinggal di Jalan Bangka.
Segala kegiatan Ferdy Sambo dilayani oleh ART dan ajudanya.
"Kenapa pisah rumah?," tanya hakim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bharada-e-bersaksi-untuk-terdakwa-bripka-ricky-rizal-dan-kuat-maruf.jpg)