Sosok

Potret Katherine Shania, Tuntaskan Double Degree di Unair dan Queensland University of Technology

Katherine Shania menjadi salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang berhasil menyelesaikan gelar ganda (double degree)

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
istimewa/dok pribadi
Katherine Shania berhasil menyelesaikan gelar ganda (double degree) yakni Sarjana Psikologi (SPsi) dan Bachelor of Behavioural Science (BBehavSci) Queensland University of Technology (QUT) di Brisbane, Australia, melalui program International Undergraduate Program (IUP) prodi S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Katherine Shania menjadi salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang berhasil menyelesaikan gelar ganda (double degree) yakni Sarjana Psikologi (SPsi) dan Bachelor of Behavioural Science (BBehavSci).

Katherine, sapaan akrabnya, merupakan mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) prodi S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Sebagai mahasiswa IUP, menjadikan Katherine mendapatkan kesempatan untuk mengenyam perkuliahan di dua kampus sekaligus, yakni di Universitas Airlangga dan Queensland University of Technology (QUT) di Brisbane, Australia.

Perjalanan menempuh studi diakui Katherine tidaklah mudah.

Pasalnya, ia harus memenuhi beberapa persyaratan agar dapat melanjutkan studi di QUT seperti transkrip akademik dan skor IELTS.

Belum lagi kendala bahasa di mana para dosen di Australia biasa menggunakan aksen Australia yang cenderung cepat.

“Mungkin awal semester agak susah ngerti gitu ya apalagi aksennya. Dan kalau ngomongnya cepet itu more work juga ya untuk dimengerti,” tutur wanita yang mengikuti wisuda Oktober lalu ini.

Menjalani perkuliahan selama masa pandemi Covid-19 juga membuat Katherine harus aktif mencari komunitas.

“Karena aku kuliahnya pas pandemi Covid-19, jadi semua online. Making friends were really hard. Jadi harus pinter-pinter mencari komunitas,” ujar mahasiswa angkatan 2017 itu.

Mengambil program gelar ganda diakui Katherine membutuhkan tekad dan niat yang kuat.

Selain itu, menjadi mahasiswa yang aktif di kelas juga disebutnya sangat membantu dalam proses perkuliahan.

Selama dua tahun mengenyam pendidikan di negeri asing menjadikan Katherine belajar banyak hal.

Selama menjalani perkuliahan di Australia, mahasiswa asal Jakarta itu mengaku bekerja paruh waktu untuk memenuhi biaya hidup.

“Ini bagus buat latihan time management sebelum nanti kerja, ya. Dan melatih kemandirian juga,” ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved