Surya Militer

Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Jet Tempur F-16 dan Sukhoi Ikut Jaga KTT G20, Ini Kehebatannya

Berikut kehebatan Jet Tempur F-16 dan Sukhoi yang dikerahkan Jenderal Andika Perkasa untuk ikut menjaga KTT G20.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Net via Tribun Jogja
Jet tempur Sukhoi Su-27, salah satu jet tempur yang dikerahkan Jenderal Andika Perkasa untuk Ikut Jaga KTT G20. 

Sampai dengan tahun 2015, pesawat ini merupakan pesawat bersayap kaku dengan jumlah terbanyak yang dipakai oleh kecabangan militer di dunia.

Ciri-ciri umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 49 ft 5 in
  • Rentang sayap: 32 ft 8 in
  • Tinggi: 16 ft
  • Luas sayap: 300 ft⊃2;
  • Airfoil: NACA 64A204 root and tip
  • Berat kosong: 18,900 lb
  • Berat isi: 26,500 lb
  • Berat maksimum saat lepas landas: 42,300 lb
  • Mesin: 1 × F110-GE-100 afterburning turbofan

Kinerja

  • Laju maksimum: At sea level: Mach 1.2 (915 mph, 1,470 km/h), At altitude: Mach 2+ (1,500 mph, 2,410 km/h) clean configuration
  • Radius tempur: 340 mi (295 nmi, 550 km) on a hi-lo-hi mission with four 1,000 lb (450 kg) bombs
  • Jangkauan feri: 2,280 NM (2,620 mi, 4,220 km) with drop tanks
  • Langit-langit batas: 50,000+ ft
  • Laju tanjak: 50,000 ft/min
  • Beban sayap: 88.3 lb/ft⊃2;
  • Dorongan/berat: 1.095

Persenjataan

  • Senjata api: 1× 20 mm (0.787 in) M61 Vulcan 6-barreled gatling cannon, 511 rounds
  • Hardpoints: 2× wing-tip Air-to-air missile launch rails, 6× under-wing & 3× under-fuselage pylon stations holding up to 17,000 lb (7,700 kg) of payload
  • Roket:

4× LAU-61/LAU-68 rocket pods (each with 19× /7× Hydra 70 mm rockets, respectively) or

4× LAU-5003 rocket pods (each with 19× CRV7 70 mm rockets) or

4× LAU-10 rocket pods (each with 4× Zuni 127 mm rockets).

2. Jet tempur Sukhoi

Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. 

Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet).

Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. 

Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip.

Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.

Pada pertengan 1970an, F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon membuat Blok Timur berada pada kesulitan.

Peluncuran Su-27 Flanker dan MiG-29 Fulcrum pada pertengahan 1980an, membuat keadaan menjadi berimbang.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved