Berita Surabaya
IdeaCloud Conference 2022, Kehadiran Entrepreneur yang Tepat Bisa Hadapi Ekonomi 2023
IdeaCloud Conference 2022 ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar Tan Corp dengan mengundang banyak pakar usaha.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Berita Surabaya
SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah gelombang pandemi covid-19 yang berlangsung selama dua tahun, gelombang resesi kembali menghadang dunia.
Bahkan akibat resesi yang terjadi mulai tahun 2022 ini, diprediksi tahun 2023, ekonomi akan semakin gelap.
"Prediksi itu harus bisa membuat kita bangkit. Ciptakan usaha, entrepreneur, secara tepat, untuk bisa bergerak dan siap menghadapi prediksi itu dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif," kata Hermanto Tanoko, Founder & CEO Tan Corp, saat hari pertama kegiatan IdeaCloud Conference 2022 di Surabaya, Sabtu (1/10/2022).
Penggagas kegiatan IdeaCloud Conference 2022 ini, mengungkapkan, pasca pandemi covid 19 saat ini, para milenial generasi X, Y dan Z harus banyak belajar menjadi pengusaha yang baik.
"Di tengah mulai pulihnya ekonomi, peluang untuk membuka usaha cukup besar. Meski adanya kekuatiran terhadap inflasi dan kenaikan harga bahan baku mungkin, namun masih banyak sektor yang bisa dikerjakan. Kuncinya harus selalu positif, sehingga bisa tetap bergerak untuk usaha," ungkap Hermanto, didampingi salah satu putrinya, Belinda Tanoko, CEO Tanrise Property.
Sementara IdeaCloud Conference 2022 ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar Tan Corp dengan mengundang banyak pakar usaha.
Hermanto menyebut kegiatan ini merupakan kegiatan tahun ketiga, yang dilakukan secara hybrid (online dan offline).
"Kegiatan ini diharapkan bisa mendorong peningkatan jumlah entrepreneur seperti target saya saat mengawali IdeaCloud, untuk bisa mencetak 1 juta entrepreneur," ungkap Hermanto.
Momentum IdeaCloud bisa dimanfaatkan.
Hermanto mengaku, pihaknya cukup senang, karena ada 6.000 enterpreneur yang belajar, baik itu melalui luring maupun daring.
Hermanto juga berterima kasih kepada para pembicara yang mau berbagi tanpa bayaran sama sekali.
Baginya itu adalah hal yang sangat mulia.
Menurut Hermanto, saat ini Indonesia adalah negara pertumbuhan ekonomi tertinggi dunia.
Bahkan Presiden Joko Widodo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5-6 persen.