Tragedi Arema vs Persebaya
Haidullah Bingung Cari Temannya yang Hilang Usai Kena Gas Airmata
Dua pemuda mendatangi RS Wava Husada Kepanjen untuk mencari informasi keberadaan temannya yang dikhawatirkan jadi korban kerusuhan usai pertandingan
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG- Dua pemuda mendatangi RS Wava Husada Kepanjen untuk mencari informasi keberadaan temannya yang dikhawatirkan jadi korban kerusuhan usai pertandingan Arema vs Persebaya semalam.
Haidullah dan Rizal berasal dari Probolinggo.
"Saya nyari teman saya. Kemarin terpisah," jelas Haidullah pada suryamalang.com di RS Wava.
Baca juga: Dirut RSUD Kanjuruhan Ungkap Faktor Kematian Aremania Usai Tonton Arema FC vs Persebaya
Dikisahkan, pada saat pertandingan Arema vs Persebaya, mereka bertiga duduk di tribun 12.
Mereka sengaja datang ke laga itu pada Sabtu pagi (1/10/2022). Begitu datang di Kepanjen, mereka langsung ke Stadion Kanjuruhan.
Ia menceritakan saat terjadi kerusuhan di stadion.
Baca juga: Cerita Keluarga Korban Tragedi Kanjuruan Usai Arema FC vs Persebaya, Pasutri Meninggal Terinjak
"Polisi bertindak karena banyak yang melanggar di mana ada yang turun ke lapangan," katanya. Ia menduga karena kondisi itu temannya panik dan terpisah dari keduanya. "Semoga hanya kesasar saja. Soalnya dia hanya membawa HP dan tidak ada identitasnya," katanya.
Ia menyebutkan jika temannya berusia 13 tahun. Sedang HP-nya diduga hilang saat kejadian.
Ia sudah menghubungi HP temannya namun hanya nada dering. Ia menyebutkan temannya siswa kelas 8 SMP.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komentari Tragedi Arema vs Persebaya Surabaya: Ini Pelajaran Berharga Bagi Kita
Sampai saat ini mereka belum pulang ke Probolingo karena belum menemukan temannya.
Mereka sudah ke RSUD Kanjuruhan dan RS Wava dan berniat mengecek ke RS lain.
"Semoga teman saya ditemukan dan hanya kesasar," kata dia. Sylvianita Widyawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/informasi-korban-kerusuhan-usai-pertandingan-arema-vs-persebaya-semalam.jpg)