Berita Bangkalan

Kapolres Bangkalan Hobi Bersedekah, Jejali Mobil Dinas dengan Beras untuk Dibagikan ke Warga Miskin

Malahan mobil yang menjadi salah satu primadona di SUV ringkar, Suzuki Grand Vitara lansiran 2012 itu hanya berisikan tumpukan beras

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Selain memberikan bantuan beras, Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono tampak memasukkan sejumlah uang ke dalam saku Kasmi, (60), warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Senin (26/9/2022). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Saat lembaga Polri tengah diuji guncangan besar saat ini, tetap masih banyak polisi baik di negeri ini. Salah satunya adalah Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono, yang gemar turun ke bawah sejak dilantik untuk membagikan bantuan bahan makanan kepada warga kurang mampu.

Bahkan meski sudah memegang tongkat komando sebagai simbol jabatan dan mobil mewah sebagai kendaraan dinas, bagi Wiwit hanyalah bagian dari aksesoris amanah sebagai Kapolres Bangkalan. Malahan mobil yang pernah menjadi salah satu primadona di SUV ringkar, Suzuki Grand Vitara lansiran 2012 itu hanya berisikan tumpukan paketan beras.

Berkendaraan mobil tersebut, Wiwit merasa lebih lincah menyusuri jalur-jalur pelosok Kabupaten Bangkalan. Dengan harapan, tumpukan beras di bagian bagasi mobil bisa tersalurkan kepada penerima manfaat, khususnya warga tidak mampu.

Seperti yang ia lakukan kepada keluarga Kasmi (60), warga Dusun Jaddih Tengah, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Senin (26/9/2022). Kehadiran polisi kelahiran Jakarta di tahun 1981 di rumah berdinding bambu dan berlantai tanah itu tanpa sepengetahuan keluarga Ny Kasmi.

“Sudah banyak titik (penerima manfaat), mencari doa. Kekuatan yang lebih baik adalah doa, the power of doa,” ungkap Wiwit ketika ditemui SURYA dalam perjalanan kembali ke Polres Bangkalan usai memberikan bantuan beras dan uang kepada keluarga Kasmi.

Sekedar diketahui, saat ini pilkades serentak Kabupaten Bangkalan dengan peserta 149 desa tengah memasuki tahapan pembentukan panitia pemilihan kepala desa (P2KD). Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat menyebut, pembentukan P2KD merupakan tahapan paling krusial bahkan berpotensi rawan konflik.

Wiwit menegaskan, menjaga kondusifitas demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan masyarakat di tengah hiruk pikuk pesta demokrasi seperti pilkades, sudah menjadi bagian dari tugas sebagai kapolres beserta jajarannya.

Tetapi jangan lupa, lanjutnya, di sisi sebagai pemangku keamanan wilayah, ada sisi non manusia. Yaitu doa dari masyarakat yang kesusahan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari.

“Jadi tidak cukup hanya dengan mengandalkan perencanaan, menyusun pengamanan. Namun dibutuhkan kekuatan doa dari warga seperti keluarga Kasmi, pemberian bantuan beras hanyalah sebatas sarana,” tegasnya.

Pantuan SURYA, selain hidup di rumah berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah, Kasmi juga hanya mengandalkan pekerjaan serabutan sesuai permintaan warga sekitar. Satu-satunya penghasilan yang diharapkan hanyalah dari merawat beberapa ekor kambing yang dititipkan kepadanya.

“Mohon maaf saya tidak bisa berlama-lama, selain karena sedang berpuasa masih ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan di kantor. Bantuan beras itu belum seberapa namun semoga bisa membantu, terpenting bagi saya adalah doa. Semoga pilkades serentak di Bangkalan berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Wiwit.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangkalan, Hosin Jamili mengungkapkan, hingga Minggu (25/9/2022) dari total jumlah 149 desa peserta pilkades serentak 2023, sejumlah 121 desa telah membentuk P2KD.

“Mohon doanya saja semoga 149 desa akhirnya tuntas membentuk P2KD hingga batas akhir, yakni pada 1 Oktober 2022. Namun sesuai klausul yang ada, ada perpanjangan hingga 15 hari ke depan apabila masih ada desa yang belum juga membentuk P2KD,” ungkapnya kepada SURYA.

Ia menambahkan, setelah rampungnya pembentukan P2KD di 149 desa, maka akan dilanjutkan dengan gelaran bimbingan teknis yang akan diikuti seluruh anggota P2KD. “Agar para anggota P2KD nantinya bisa mengetahui tugas dan administrasi yang baik,” pungkas mantan Camat Burneh itu. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved