Berita Gresik

Angkat Ekonomi Masyarakat, Petrokimia Gresik Beri Pelatihan Digital Marketing untuk Karang Taruna

era digital telah membawa perubahan pola transaksi masyarakat dari konvensional menuju digital.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad Sugiyono
Kegiatan pelatihan digital marketing yang dilakukan Petrokimia Gresik, Jumat (23/9/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Petrokimia Gresik mendorong pengembangan usaha ekonomi masyarakat melalui program pelatihan ‘Teman Nge-DM (Digital Marketing Course by Petrokimia Gresik)’ bagi karang taruna sekitar perusahaan, Jumat (23/9/2022).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, era digital telah membawa perubahan pola transaksi masyarakat dari konvensional menuju digital. Sehingga, pelaku usaha harus mampu menangkap fenomena ini untuk memperluas jangkauan pasarnya.

“Melalui program ini, Petrokimia Gresik berupaya mendorong pemuda sekitar perusahaan agar mampu memanfaatkan teknologi untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya,” kata Dwi Satriyo, melalui rilis humas Petrokimia Gresik.

Dwi Satriyo menambahkan, kegiatan ini semakin melengkapi upaya perusahaan dalam meningkatan ekonomi masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) maupun Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini dikemas dalam program Mangga (Mitra Kebanggaan).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri ahli dibidang digital marketing yaitu Yoppie Ari W, Co-Founder NF Team; Dimas R Pamungkas selaku owner Bhre Production; dan Rachmat Danny sebagai founder Mamooku. Selanjutnya, peserta pelatihan dilanjutkan program mentoring secara hybrid selama dua bulan.

Adapun materi yang diberikan antara lain pengenalan digital marketing, agar peserta memahami manfaat dari digital marketing itu sendiri, teknik pengambilan foto dan video menggunakan smartphone.

Selama ini sudah menjadi menu wajib dalam digital marketing, yatu teknik dasar copywriting dan pengenalan Google Ads. Selain itu, peserta juga dibekali materi pengenalan cara berjualan dan beriklan di marketplace maupun media sosial.

“UMKM merupakan pilar ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan. Jika banyak pemuda sekitar perusahaan yang sukses menjalankan bisnisnya secara online, tentu akan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Inilah pentingnya pelatihan ini, agar usaha masyarakat sekitar perusahaan tidak tertinggal teknologi dan semakin maju,” jelasnya.

Sementara Anang dari Karang Taruna Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik, selaku owner Rest My Eyes Shoes care, mengatakan sangat terbantu dalam pelatihan digitalisasi. Menurutnya, pelatihan digital marketing merupakan hal sangat bermanfaat di era 5.0 ini.

“Saya semakin terpacu untuk menerapkan apa yang sudah dipelajari terkait digital marketing, untuk pengembangan usaha, mulai dari foto dan video produk, transaksi penjualan melalui e-commerce, hingga membuat Google business,” kata Anang. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved