Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Kapolri Listyo Akan Bikin SOP Sama Pada Ibu-ibu yang Punya Anak Kecil

Bercermin pada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tak ditahan, Kapolri Listyo Sigit berjanji akan perlakuan sama pada ibu-ibu yang punya anak kecil.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tak ditahan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan bikin SOP penyidikan dan memperlakukan sama pada ibu-ibu yang punya anak kecil. 

SURYA.co.id - Bercermin pada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tak ditahan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan memperlakuan sama pada ibu-ibu yang punya anak kecil. 

Perlakuan sama itu akan dibuatkan standar operasional prosedur (SOP) untuk penyidik untuk menangani pelaku ibu-ibu yang memiliki anak kecil.

Menurut Kapolri, hal itu supdaya ke depan tidak dibanding-bandingkan lagi antara tersangka satu dengan lainnya.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi hingga kini tidak ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri dikarenakan masih memiliki anak kecil dan kooperatif.

Putri hanya dikenakan wajib laporn dan dicekal oleh Imigrasi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

Tak ditahannya Putri membuat publik gaduh hingga muncul dugaan negosiasi Ferdy Sambo karena memiliki kartu truf di kepolisian.

Putri merupakan satu dari lima tersangka dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Keempat tersangka lainnya, termasuk suaminya, Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Bharada E atau Richard Eliezer dan Kuwat Maruf.

 Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana, yakni pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 KUHP.

Berikut penjelasan Kapolri Listyo Sigit mengenai gaduh Putri Candrawathi tidak ditahan seperti tersangka lainnya.

"Ini juga menjadi salah satu pertimbangan dari penyidik ya, memang ada pertimbangan-pertimbangan subjektif yang itu menjadi kewenangan penyidik sepanjang tersangka tersebut kooperatif dan kemudian saya melihat memang ada rekomendasi dari Komnas Perempuan terhadap kondisi psikologi kesehatan si putri yang dalam tanda kutip perlu ada perhatian khusus dari rekomendasinya."

"Dan kemudian yang bersangkutan memiliki anak umur satu setengah tahun."

"Kemudian juga terkait dengan apakah dia menghalang-halangi penyidikan ataukah kemudian ingin mengulangi lagi, tentu itu menjadi pertimbangan-pertimbangan oleh penyidik," jelas Kapolri Sigit dikutip dari Metro Tv, Senin (19/9/2022).

Kendati tidak dilakukan penahanan kepada Putri Candrawathi, namun pihaknya tetap harus wajib lapor sekali dalam dua minggu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved