Selasa, 14 April 2026

Berita Mojokerto

Mahasiswa 4 Hari Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto, Tim Sar Basarnas Kembali Perluas Area Pencarian

Terhitung sudah empat hari korban Raffi Dimas Baddar (20) warga Desa Pekoren RT2/RW6, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dinyatakan hilang

surya.co.id/mohammad romadoni
Tim Sar gabungan Basarnas melakukan pencarian korban hilang di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Petugas gabungan Basarnas kembali melakukan pencarian mahasiswa asal Pasuruan yang hilang di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Terhitung sudah empat hari korban Raffi Dimas Baddar (20) warga Desa Pekoren RT2/RW6, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dinyatakan hilang saat berkemah di area Camping Ground wisata Bukit Krapyak, Minggu (11/9/2022).

Komandan Tim Basarnas Surabaya, Octavino menjelaskan fokus pencarian korban dibagi menjadi tiga sektor di kawasan Bukit Krapyak.

Adapun sektor 1 diarea sekitar Camping Ground dengan luas 0,51 kilometer persegi yakni:
A. 7°41'24.5" S 112°32'30" E
B. 7°41'46" S 112°32'30" E
C. 7°41'24.5" S 112°32'55 E
D. 7°41'46" S 112°32'55" E

Sektor 2 luas pencarian 0.41 kilometer persegi:

C. 7°41'24.5" S 112°32'55 E
D. 7°41'46" S 112°32'55" E
E. 7°41'24.5" S 112°33'15" E
F. 7°41'46" S 112°33'15" E

"Sektor 3 meliputi Bukit Krapyak dan puncak atau putuk Puyang dengan luas pencarian sekitar 2,32 kilometer persegi," jelasnya kepada Surya.co.id, Rabu (14/9/2022).

Dia menjelaskan Tim Sar gabungan dibagi menjadi tiga Sru (Search and Rescue Unit) yaitu Sru1 pencarian sektor 1 sebanyak sembilan orang, Sru 2 pencarian sektor 2 sebanyak 11 orang dan Sru 3 terdiri dari 34 orang melakukan pencarian di sektor 3.

"Di bagi 3 sektor ada 61 orang masing-masing Sru dibekali alat berupa navigasi darat, GPS, Peta dan kompas sedangkan peralatan vertical rescue di posko," ucap Vino.

Tim Sar gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban selama pencarian tersebut.

"Belum ada jejak terakhir tidak diketahui hanya terakhir rekan korban menyapa di musala setelah itu tidak ada kabar," bebernya.

Vino mengaku sebelumnya Tim Sar saat melakukan pencarian korban sempat mencium aroma tidak sedap seperti aroma bau bangkai.

"Ya info bau bangkai ternyata kijang setelah dicek sama Sru 2 sekitar pukul 09.00 WIB, bangkai kijang," terangnya.

Setidaknya, puluhan personel gabungan turut dilibatkan dalam pencarian mahasiswa semester 3 Fakultas teknik mesin Universitas Wijaya Putra, Benowo Surabaya yang hilang di kawasan wisata
Bukit Krapyak.

Tim Sar gabungan meliputi Basarnas tujuh orang, Danramil 0815-16/Pacet beserta satu anggota, Asper BKPH Pacet, Perum Perhutani 10 orang, Tahura 15 orang, Pengelola wisata Krapyak 5 orang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved