Berita Surabaya

Permintaan Meningkat, Cargill Resmikan Pabrik Pengolahan Jagung di Pandaan Pasuruan

Cargill meresmikan pabrik pengolahan jagung basahnya (corn wet mill/CWM) di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
sri handi lestari/surya.co.id
Peresmian pabrik Cargill di Pandaan Pasuruan yang memproduksi pati jagung, pemanis, dan bahan pakan ternak yang dihadiri oleh Dr Musdhalifah Machmud, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, bersama Putu Juli Ardika, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, dan Ming Peng (berbaju ungu), Managing Director Cargill Starches, Sweeteners, and Texturizers Asia, Kamis (8/9/2022). 

Pabrik jagung basah baru ini telah mengadopsi teknologi canggih, dengan penerapan industri 4.0, dan untuk mengoptimalkan otomatisasi, seluruh proses dari pabrik hingga pengemasan menggunakan sistem robotika.

"Fasilitas baru ini juga telah menerapkan standar tertinggi dalam pengelolaan limbah dan konservasi air, mengurangi konsumsi listrik dan air, serta memaksimalkan efektivitas pemurnian air limbah," papar Ming Peng.

Selain itu, untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, fasilitas Pandaan juga telah menetapkan model pengelolaan ekosistem melalui program rehabilitasi lahan dengan menanam lebih dari 60.000 pohon.

Pembangunan pabrik ini sudah dimulai sejak tahun 2020, dan pada pelaksanaannya Cargill menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan yang sangat ketat, termasuk protokol pencegahan Covid -19.

Tidak ada kecelakaan yang terjadi selama tahap konstruksi, dengan total lebih dari 4,7 juta jam kerja yang tercatat aman.

Hadir dalam peresmian tersebut, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Putu Juli Ardika, yang menyebutkan pihaknya telah memberikan beberapa dukungan kebijakan untuk industri pati jagung ini.

"Di antaranya untuk memberikan potongan bea masuk bagi produk mesin produksi yang harus impor, kemudian impor bahan baku, serta menjamin ketersediaan bahan bakar tertentu untuk industri ini. Yaitu gas bumi," ungkap Puti Juli.

Selain ketiganya, tampak hadir juga Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur, Drajat Irawan, dan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dan jajaran dari Cargill lainnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved