Berita Tuban
Masih Pendataan dan Sosialisasi, Pembebasan Lahan Tol Demak-Tuban Belum Dilakukan
Pembebasan lahan jalan Tol Demak-Tuban di wilayah Kabupaten Tuban belum dilakukan.
Penulis: M. Sudarsono | Editor: irwan sy
Berita Tuban
SURYA.co.id | TUBAN - Pembebasan lahan jalan Tol Demak-Tuban di wilayah Kabupaten Tuban belum dilakukan.
Hingga kini rencana pembebasan lahan baru masuk tahap sosialisasi, kepada warga 40 desa di 6 kecamatan yang terdampak Tol Demak-Tuban.
"Belum ada untuk pembebasan lahan, sampai saat ini masih tahap sosialisasi," kata Ketua Tim Penyusunan Amdal Pembangunan Ruas Jalan Tol Demak-Tuban, Supriadi D Tumpatih saat sosialisasi, Rabu (24/8/2022).
Ia menjelaskan adapun untuk panjang ruas tol wilayah Tuban yaitu 61, 3 KM, dengan luas tapak kurang lebih 543 hektare.
Sedangkan untuk ruas Tol Demak-Tuban panjangnya 180, 58 KM.
Pihaknya juga masih melakukan pendataan lahan yang di atasnya masih ada bangunan maupun aset lain, seperti pohon.
Meski belum ada pembebasan, ia menegaskan akan dilakukan secepatnya.
Hal itu mengingat, rencana pembangunan ruas Tol Demak-Tuban akan dilakukan pada 2024.
"Pembebasan lahan akan dilakukan secepatnya, rencana 2024 dibangun," pungkasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, ada 40 desa di enam kecamatan yang terdampak pembangunan proyek tol di Tuban, di antaranya desa Jatisari, Karangrejo, Kayen, Latsari, Ngujuran, Siding, Sukoharjo, Tengger Kulon, Tlogoagung yang berada di Kecamatan Bancar.
Lalu Desa Gaji, Gemulung, Jarorejo, Kasiman, Kedungrejo, Margomulyo, Padasan, Temayang, Wolutengah yang berada di Kecamatan Kerek.
Kemudian Kapu, Pongpongan, Tahulu, Tegalrejo, Temandang, Tuwiri Wetan, Tuwiri Kulon di Kecamatan Merakurak.
Ada juga Desa Magersari, Penidon, Sumberagung Kecamatan Plumpang.
Berikutnya Desa Bektiharjo, Genaharjo, Kowang, Gesing, Boto, Penambangan, Prunggahan Kulon, Sambongrejo di Kecamatan Semanding.
Selain itu ada Desa Belikanget, Cokrowati, Mander, Plajan yang berada di Kecamatan Tambakboyo.