Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

Barada E dan Keluarga Malu Dicap Pembunuh, Pengacara Keluarga Brigadir J: Dia Gak Cerdas, Diumpankan

Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Barada E makin miris usai Bareskrim menetapkannya tersangka pembunuhan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Tribunnews.com
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Barada E. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kondisi Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Barada E makin miris setelah Bareskrim menetapkan tersangka pembunuhan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Pengacara Barada E, Andreas Nahot Silitonga mengatakan kliennya dan keluarganya saat ini kondisinya malu setelah banyak tuduhan sebagai pembunuh.

Seperti diketahui, penetapan tersnagka tersebut hampir satu bulan setelah kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Jumat 8 Juli 2022.

Awalnya, polisi menyebut Barada E menembak Brigadir J untuk membela diri karena mendapat tembakan lebih dahulu. 

Namun, kini polisi menemukan bahwa Barada E menembak Brigadir J bukan dalam rangka membela diri.

Setelah jadi tersangka, para netizen pun menilai bahwa Barade E menjadi tumbal para jenderal dalam kasus ini.

Merespons tudingan netizen itu, pengacaranya pun minta para penuduhnya membuktikan.  

"Ya kalau misalnya dibilang (Bharada E) cuma tumbal, ya silakan dibuktikan," ujar Andreas saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Dia mengingatkan bahwa Bharada E juga manusia yang bisa sakit hati.

Apalagi, Bharada E seolah-olah sudah dicap sebagai pembunuh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved