Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal
4 Fakta Baru Bharada E, Saksi Kunci Kasus Brigadir J, Bukan Jago Tembak, Kini Keselamatan Terancam?
Ini 4 fakta sesungguhnya sosok Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E yang disebut jago nembak oleh polisi, nyatanya baru belajar nembak.
SURYA.co.id | JAKARTA - Berikut ini 4 fakta sesungguhnya sosok Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E yang disebut jago nembak oleh polisi, nyatanya baru belajar nembak pada Maret 2022.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Herdi Susianto menyatakan, Bharada E jago tembak dari Brimob saat awal kasus pembunuhan Brigadir J dikuak.
Menurut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Bharada E merupakan salah satu saksi penting alias saksi kunci dalam kasus tersebut.
Bahkan, LPSK pun minta kepada Bareskrim untuk memisahkan Bharada E dengan tahanan lainnya dan mengingatkan agar tidak ada penyiksaan.
Adapun Bharada E mengajukan perlindungan kepada LPSK diduga karena menerima ancaman.
Lantas siapa Bharada E yang perannya seperti aktor utama dalam kasus mengerikan di rumah dinas eks Kadiv propam Polri, Irjen Ferdy Sambo?
1. Saksi penting
Menurut LPSK, Bharada E berpotensi menerima ancaman keamanan diri selama selama di tahanan Rutan Bareskrim Polri.
Karena itu, perlu intervensi di dalam rutan dan Polri untuk meningkatkan perlindungan terhadap Bharada E. Terlebih Bharada E merupakan saksi penting.
Apalagi, hingga saat ini permohonan perlindungan Bharada E belum disetujui LPSK.
Sebelumnya, LPSK mengungkap Bharada E minta perlindungan karena mendapat ancaman.
"Karena Barada E ini adalah saksi yang memiliki keterangan penting. Kalau perlu tambahan, Bharada E jangan digabungkan dengan tahanan lainnya," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.
Saat ini, proses assessment psikologis Bharada E yang menjadi syarat dikabulkannya permohonan perlindungan masih berjalan.
"Kan belum dilindungi LPSK jadi ada sebaiknya Polri meningkatkan keamanan buat Bharada E, kalau Bharada E ditahan pastikan pertama tidak ada penyiksaan," kata Edwin.
Tak hanya itu peningkatan perlindungan itu juga penting guna memastikan tidak ada insiden keributan di dalam rutan antar tahanan.