Berita Sidoarjo
Sidoarjo Dapat Tambahan 3000 Vaksin PMK
Vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sidoarjo terus belanjut.
Berita Sidoarjo
SURYA.co.id | SIDOARJO – Vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sidoarjo terus belanjut.
Yang terbaru, Sidoarjo dapat tambahan 3.000 dosis vaksin untuk disuntikkan ke hewan ternak.
Sebanyak 3.000 dosis vaksin ini bakal disuntikkan ke sapi, kerbau, dan kambing.
“Targetnya pertengahan Agustus ini sudah tuntas penyuntikannya,” kata Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono.
Menurutnya, vaksinasi terhadap hewan ternak bakal digencut dengan cara bergelirikan di peternakan yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan di Kota Delta.
Sebelumnya, Sidoarjo sudah mendapat 2.100 vaksin yang telah habis disuntikkan.
Vaksin sebanyak itu sebelumnya memang focus untuk sapi.
Selain menggenjot vaksinasi, pihaknya juga berusaha mencegah penyebaran PMK dengan cara mendistribusikan vitamin untuk seluruh ternak yang ada di Sidoarjo.
"Setiap sapi dapat vitamin obat minum. Vitamin dikasihkan ke peternak untuk kasih sendiri," lanjut dia.
Dengan vaksinasi dan distribusi vitamin itu harapannya hewan ternak yang kena PMK bisa cepat sembuh dan yang sehat terjaga agar tidak sakit.
“Jumlah ternak yang terpapar PMK pun sudah menurun,” kata dia.
Sapi misalnya, dari jumlah populasi sebanyak 20.845 ekor, terdapat 975 sapi yang sakit.
Angka ini terbilang menurun seminggu belakangan. Karena seminggu sebelumnya, jumlah yang sakit mencapai 1219.
Kendati demikian, sampai sekarang Dispaperta belum mengeluarkan izin memasukkan sapi ke Sidoarjo baik untuk penggemukan atau pun untuk budidaya.