Berita Ponorogo

Pemkab Ponorogo Perbaiki dan Bangun Fasilitas di Stadion Batoro Katong, Segini Dana yang Dianggarkan

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melakukan sejumlah perbaikan untuk Stadion Batoro Katong, beberapa fasilitas mulai dibangun dan diperbaiki

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Stadion Batoro Katong di Jalan Pramuka, Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo melakukan sejumlah perbaikan untuk Stadion Batoro Katong di Jalan Pramuka, Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Beberapa fasilitas mulai dibangun dan diperbaiki, mulai dari penambahan jogging track hingga penggantian rumput untuk lapangan sepak bola.

Kepala bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Suwanto mengatakan, penggantian rumput lapangan sepak bola tersebut akan dilaksanakan setelah rangkaian acara hari jadi Ponorogo selesai.

Saat ini, Pemkab Ponorogo sudah menyiapkan uang senilai Rp 400 juta untuk melakukan peremajaan rumput lapangan tersebut.

Menurut Suwanto, jumlah tersebut sebenarnya masih kurang dari kebutuhan yang seharusnya.

Bidang Pemuda dan Olahraga pun memutar otak agar ada dana tambahan demi merealisasikan rumput baru di Stadion Batoro Katong.

"Progresnya nanti ada beberapa item yang digeser untuk menambah rehabilitasi rumput ini. Supaya pembenahan atau penggantian rumput bisa berjalan," kata Suwanto, Senin (1/8/2022).

Sebelum rumput diganti, rencananya akan dilakukan pengerukan dengan ketebalan sekitar 10-15 centimeter.

Setelah dikeruk kemudian diganti media tanamnya, setelah itu baru dilakukan penanaman rumputnya.

Saat pengerjaan penggantian rumput nanti, stadion bakal ditutup penuh, atau hanya lapangan sepakbolanya saja yang akan diberi pembatas.

Hal tersebut demi menjaga rumput agar tidak mudah mati terinjak-injak pengguna stadion.

"Perawatan rumput hidup juga cukup lama. Tapi kalau ditutup terlalu lama, masyarakat malah tidak sabar, dan akhirnya belum waktunya dipakai malah sudah dipakai," lanjutnya.

Untuk itu ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar menunggu akar rumput berkembang dan tertancap dengan sempurna sebelum menggunakannya.

"Terkait saluran drainase tahun ini belum, hanya membuat mal-mal di pojokan saja. Fokus untuk penggantian rumput dulu, sebab anggarannya juga tidak cukup untuk saluran drainasenya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved