Berita Tulungagung
3 Kecamatan di Tulungagung Sudah Tuntas Vaksinasi PMK
Disnakkeswan Tulungagung terus menggalakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
Berita Tulungagung
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Tulungagung terus menggalakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Hasilnya, sapi-sapi di Kecamatan Sendang, Ngantru dan Pagerwojo dinyatakan telah divaksin 100 persen.
Selain itu babi peliharaan warga Tulungagung juga sudah 100 persen.
"Jumlah kasus harian juga semakin menurun karena telah banyak yang divaksin," terang Kepala Disnakkeswan Tulungagung, Mulyanto.
Selain tuntasnya vaksinasi PMK di 3 kecamatan, vaksinasi juga masih berjalan di 15 kecamatan lain.
Satu-satunya yang tak terjamah vaksinasi PMK hanya Kecamatan Tulungagung, karena tidak ada hewan ternak.
Total sapi yang sudah divaksin sebanyak 73.748 ekor.
"Jumlah alokasi vaksin yang kami terima sebanyak 82.500 dosis. Jadi 89 persen alokasi vaksin sudah disuntikkan," sambung Mulyanto.
Sementara jumlah populasi babi yang sudah divaksin sekitar 10.000 ekor.
Meski dinyatakan 100 persen, Mulyanto memberi catatan, ada populasi yang dilewati vaksinasi, di antaranya adalah hewan ternak yang sakit, dalam perawatan dan masih kurang dari 2 minggu.
"Khusus untuk kambing memang belum dimulai. Karena prosentasenya sangat kecil," ungkapnya.
Sebelum dilanda PMK, populasi sapi perah dan pedaging di Tulungagung sekitar 170.000 ekor.
Namun selama PMK banyak sapi yang mati, sehingga kemungkinan populasi mengalami penurunan.
Banyak kematian hewan ternak ini yang tidak dilaporkan ke petugas di lapangan.