Brigadir J Ditembak Ajudan Ferdy Sambo

Benarkah Brigadir J Punya Hubungan Spesial dengan Istri Ferdy Sambo? Kombes Budhi Heri Membantahnya

Desas desus hubungan asmara Brigadir J dengan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo semakin liar pascapenembakan di rumah pejabat tinggi Polri.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase TribunJambi
Sosok Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J alias Brigadir Josua. Benarkah Brigadir J punya hubungan spesial dengan istri Ferdy Sambo? Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Heri menjabwa pertanyaan awak media. 

SURYA.co.id | JAKARTA – Desas desus hubungan asmara Brigadir J dengan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo semakin liar pascapenembakan di rumah pejabat tinggi Polri itu. Bahkan, desas-desus tersebut mengarah ke hal sensitif yang tidak bisa dijawab secara cepat oleh kepolisian.

Sebelum peristiwa adu tembak Brigadir J dengan Barada E, Brigadir J masuk ke dalam kamar istri Ferdy Sambo yang ada di Jl Duren Tiga, Jakarta.

Disebut pula, di dalam kamar tersebut, Brigadir J menodongkan pistol kepada istri Ferdy Sambo.

Kapolres Metro Jakarta Selatan yang menangani kasus itu menjawab desas desus hubungan tersebut. 

"Itu agak sensitif kalau menyampaikan ini, tentunya itu masuk ke dalam materi penyidikan yang tidak bisa diungkap ke publik," ungkap Kombes Pol Budhi kepada wartawan, Selasa 12 Juli 2022.

Baca juga: Polisi Belum Temukan Bukti Brigadir J Lecehkan Istri Ferdy Sambo di Kamar, 5 Saksi Sudah Diperiksa

Budhi juga tidak menjawab secara gamblang pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo.

Ia hanya menuturkan bahwa istri dari Kadiv Propam itu melaporkan soal pasal pelecehan.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan istri.
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan istri. (Tangkapan Layar)

"Yang jelas kami menerima laporan Polisi dari Propam dengan sanggakan Pasal 335 dan 289 KUHP."

"Tentunya kami akan buktikan dan kami proses karena setiap warga negara punya hak yang sama di muka hukum, sehingga equality before the law juga akan benar-benar kami terapkan," jelasnya.

Pihaknya saat ini tidak ingin berasumsi dan hanya berpedoman pada alat bukti yang ada di TKP saja.

"Tidak ada alat bukti atau pun bukti yang mendukung adanya hal tersebut, jadi kami tidak mau berasumsi, kami hanya berdasarkan fakta yang ditemukan di TKP," tegasnya.

Baca juga: Ayah Brigadir J Ungkap WA dan Medsos Keluarga Diretas Usai Ungkap Kejanggalan Kematian Anaknya

Kapolri bentuk tim gabungan

Sementara itu, untuk menjernihkan masalah penembakan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim gabungan dengan memasukkan Komnas HAM dan Kompolnas.

Hal itu karena Kapolri mendapatkan banyak berita liar terkait kasus baku tembak di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo.

Dalam baku tembak itu, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved