Mahasiswi Raup Cuan Rp 90 Juta dari 50 Adegan Panas via Mango Live, Kini Ditangkap Polisi

Seorang mahasiswi Jakarta mendapatkan cuan nyaris seratus juta rupiah dari adegan panas melalui live streaming aplikasi mango live.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Mahasiswi di Jakarta meraup cuan Rp 90 juta dari 50 adegan panas via mango live. Kini, dia ditangkap anggota Polresta Jakarta Barat bersama agensinya. 

SURYA.co.id - Seorang mahasiswi Jakarta mendapatkan cuan nyaris seratus juta rupiah dari pamer adegan panas melalui live streaming aplikasi mango live

Selama tiga bulan memamerkan lekuk tubuhnya dengan adegan panas dalam siaran langsung di aplikasi tersebut, dia meraup uang sekitar Rp 30 juta per bulan atau 90 juta.  

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengungkapkan, mahasiswi di Jakarta berinisial SN itu telah membuat 50 video dalam rentang waktu tiga bulan. 

"Pelaku sudah melakukan live streaming selama tiga bulan dengan penghasilan kurang lebih Rp 30 juta per bulan.

Nama akun di aplikasi di Mango Live bernama Miranda," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (7/7/2022).

Setiap bulannya, SN mengaku menerima gaji bersih Rp 30 juta dari bekerja sebagai model.

Selama tiga bulan menjadi model panas, SN disebut sudah melakukan siaran sebanyak 50 kali.

"Pelaku SN selama kurang lebih tiga bulan terakhir, sudah melakukan live sebanyak 50 kali," imbuh Pasma.

Baca juga: Kisah 10 Mahasiswi Kota Mataram Ditiduri Kakek 65 Tahun, Ini Awal Pencabulan dan Modus Terbongkar

Polsek Kebon Jeruk menangkap seorang wanita berinisial SN, yang mempertontonkan tindakan asusila melalui live streaming atau siaran langsung di aplikasi media sosial.

SN merupakan model dari agensi Unicorn Management.

Oleh karena itu, selain SN, polisi juga menangkap RH, yang berperan sebagai agensi yang mengelola dan menggaji talent seperti SN.

Pasma menjelaskan, Unicorn Management merupakan sebuah sub agensi dari sebuah manajemen talent yang berbasis di luar negeri.

Kata Pasma, manajemen meraup hingga Rp 25 juta untuk sekali siaran. Aksi itu sudah berlangsung sejak 6 bulan lalu.

"Pelaku sudah melakukan selama kurang lebih 6 bulan dengan penghasilan Rp 25 juta. Dan dari pengakuan sekitar ada 150 talent," kata Pasma.

Baca juga: 5 FAKTA Foto dan Video Syur Mahasiswi Surabaya Nyaris Disebar Eks Pacar, Kasus Sebelumnya Ngeri

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved