Berita Surabaya

4 FAKTA Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Nenek Pasrah Tiduri Jasadnya 5 Hari karena Diancam

Bayi 5 bulan tewas dianiaya ibu kandungnya. Sang nenek pasrah tidur 5 hari bersama jasad cucunya karena ancaman ini.

Editor: Musahadah
surya/luhur pambudi
Bayi 5 bulan tewas dianiaya ibu kandungnya di Surabaya sampai neneknya pasrah tiduri jasadnya 5 hari. Berikut fakta-faktanya! 

Semenjak sang anak atau tersangka mengancam dirinya untuk tetap merahasiakan kematian sang cucu, Eti seperti tidak punya pilihan lain. 

Selain harus tidur di samping jenazah sang cucu. Saking takutnya melihat sang anak murka. Kurun waktu tersebut, Eti menahan diri untuk tidak keluar dari rumah sama sekali. 

"Anda diancam dibunuh) iya. Ya saya di dalam (rumah) terus enggak keluar," tukasnya. 

2. Kondisi rumah tangga tersangka terungkap 

Tim Inafis Polrestabes Surabaya lakukan olah TKP atas temuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki berusia lima bulan yang ditemukan tewas di rumah Jalan Siwalankerto Tengah, Surabaya, Sabtu (25/6/2022) malam.
Tim Inafis Polrestabes Surabaya lakukan olah TKP atas temuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki berusia lima bulan yang ditemukan tewas di rumah Jalan Siwalankerto Tengah, Surabaya, Sabtu (25/6/2022) malam. (Istimewa untuk Surya.co.id)

Selain membongkar penganiayaan berujung tewasnya sang cucu, Eti juga mengungkap kondisi rumah tangga anaknya dan menantu. 

Sang menantu atau suami tersangka berinisial RI itu jarang pulang karena harus bekerja di sebuah perusahaan pelayaran, dan hanya diperkenankan pulang pada akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu. 

Sosok menantu, setahu Eti, juga memiliki kejengkelan yang sama terhadap si korban atau anak kedua mereka, mirip seperti istrinya. Yakni, geram tatkala mendengar suara rengek dan tangisan, sang jabang bayi. 

Saking jengkelnya. Eti mengungkapkan, sejak sang anak kedua lahir, atau kurun waktu lima bulan ini, RI tidak pernah sekalipun naik ke lantai dua untuk menengok anaknya sendiri. 

Namun kejengkelan RI terhadap anaknya tidak separah istrinya, yang tega memukul berkali-kali sang bayi. RI terbilang cuek dan tidak pernah memperdulikan ADO. 

"Enggak pernah (RI mukul ADO). Cuma Eka aja. RI enggak pernah lihat anaknya. Jarang pulang iya," ungkapnya. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved