Berita Tuban
Mabes Tindak Tegas Patwal yang Lalai Senpinya Tembak Putra Buya Arrazy Hasyim, Diperiksa Propam
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko akan menindaktegas kelalaian anggota Patwal usai kematian putra Buya Arrzy Hasyim.
Kejadian berawal saat pengawal Buya Arrazy berinisial M itu sedang menjalankan shalat zuhur.
Senjata milik M diambil oleh anaknya yang pertama berinisal H (5) dan dipakai bermain bersama korban.
Selanjutnya terjadi letusan tembakan dari senjata api tersebut dan mengenai korban hingga tewas di lokasi kejadian.
Korban tewas dengan luka tembak di bagian dagu dekat lehernya.
"Senjata sudah ditaruh di tempat yang aman. Tapi, namanya musibah dimana pun bisa terjadi," ungkapnya.
Keluarga ikhlas
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).
"Anggota tersebut sudah diperiksa satuannya, Mabes Polri," kata Gananta.
Gananta menjelaskan, meski peristiwa penembakan itu di wilayah hukum Polres Tuban, karena pihak keluarga telah menerima musibah tersebut, maka proses hukum tidak dilanjutkan.
Semua di luar dugaan, karena itu merupakan musibah yang tidak dikehendaki.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut, untuk selanjutnya M akan diperiksa oleh satuannya," pungkas Gananta.
Perwakilan keluarga sekaligus anggota DPRD Tuban, Rofi’udin mengatakan kejadian ini merupakan musibah bagi keluarga.
Semoga pihak keluarga diberikan kekuatan lahir maupun batin, serta kesabaran dan ketabahan.
"Saya sebagai perwakilan keluarga minta kesaksian, kalau keponakan saya termasuk orang yang baik masih bersih dari dosa," ungkapnya saat di rumah duka.
Update berita lainnya di Google News SURYA.co.id
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Akan Tindak Tegas Polisi yang Senjatanya Tewaskan Anak Ulama Arrazy Hasyim"