Minggu, 3 Mei 2026

Berita Tulungagung

Disnakkeswan Tulungagung Siapkan 150 Vaksinator PMK, Prioritas Sapi Perah

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tulungagung mempersiapkan 150 vaksinator.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/david yohannes
Sapi yang diperdagangkan di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Kabupaten Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tulungagung mempersiapkan 150 vaksinator.

Mereka nantinya yang bertugas menjangkau sapi-sapi di Kabupaten Tulungagung, dengan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Mereka akan langsung bergerak, jika nantinya vaksin PMK sudah tersedia di Tulungagung.

"Semuanya sudah siap, tinggal menunggu vaksin yang dialokasikan untuk Kabupaten Tulungagung," terang Kepala Disnakkeswan Tulungagung, Mulyanto.

Baca juga: Sepekan Operasi Patuh Semeru di Kota Blitar, 453 Pengendara Ditindak Tilang Elektronik

Vaksin PMK ini berasal dari pemerintah pusat, disalurkan ke Pemprov Jatim sebelum disebar ke setiap kabupaten/kota.

Menurut Mulyanto, pihaknya akan memprioritaskan sapi perah.

Sapi penghasil susu ini terkonsentrasi di Kecamatan Sendang, Pagerwojo dan sebagian kecil di Kecamatan Rejotangan.

Sapi perah mempunyai nilai ekonomis tinggi dan dampaknya juga lebih luas jika kena PMK.

Salah satunya produksi susu yang akan terganggu.

"Tulungagung termasuk gelombang terakhir yang kena PMK. Kemungkinan kita dapatnya vaksin juga terakhir," ucap Mulyanto.

Sementara Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, mengaku akan mengawasi dengan ketat lalu lintas hewan ternak.

Hal ini terkait rencana Pemkab Tulungagung membuka Pasar Hewan Terpadu (PHT) khusus untuk pedagang lokal Tulungagung.

Pasar hewan ini untuk sementara dilarang bagi para pedagang dari luar wilayah Tulungagung.

"Apalagi sekarang semakin dekat dengan hari raya idul adha. Kami akan semakin aktif dalam penanganan PMK," terang Kapolres.

Menurut Handono, penanganan PMK juga menggunakan sistem rem dan gas seperti penanganan Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved