Berita Nganjuk
Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkab dan Polres Ngajuk Lakukan Sterilisasi Pasar Hewan Kedondong
Pemkab dan Polres Nganjuk melakukan sterilisasi Pasar Hewan Kedondong Nganjuk untuk pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: irwan sy
Berita Nganjuk
SURYA.co.id | NGANJUK - Pemkab dan Polres Nganjuk melakukan sterilisasi Pasar Hewan Kedondong Nganjuk.
Hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini masih menyerang hewan ternak di Nganjuk.
Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang, menjelaskan dilakukanya kerja bhakti membersihkan dan sterilisasi pasar hewan terbesar di Nganjuk yang ditutup sementara sejak dua pekan lalu sebagai wujud kepedulian bersama dari merebaknya PMK.
"Pasar hewan merupakan tempat paling rawan tersebarnya PMK. Untuk itu kami melakukan kerja bakti membersihkan dan melakukan penyemprotan disinfektan agar pasar hewan ini steril," kata Boy Jeckson didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Jumat (10/6/2022).
Di samping itu, dikatakan Boy Jeckson, Kerja bakti yang dilakukan juga untuk menyongsong Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang.
Kegiatan pembersihan pasar hewan juga merupakan satu dari serangkaian upaya dan keseriusan Polres Nganjuk dalam menanggulangi PMK.
"Semua ini kita lakukan demi kepentingan masyarakat, terlebih mengingat Idul Adha sudah semakin dekat," ucap Boy Jeckson.
Lebih lanjut dikatakan Boy Jeckson, pihaknya bersmaa Pemkab Nganjuk telah menerapkan berbagai strategi guna menangkal wabah yang menyerang ribuan sapi di Nganjuk tersebut.
Bahkan, sejak beberapa waktu lalu, Polres Nganjuk dan Dinas Pertanian Nganjuk telah membentuk tim yang secara khusus mendatangi lokasi dan memeriksa kesehatan hewan ternak milik warga.
Petugas, menurut Boy Jeckson, juga mendirikan titik pemeriksaan (check point) di jalur lintas hewan ternak yang akan dijual ke pasar hewan.
Apabila ditemukan hewan yang terindikasi dijangkiti PMK, akan diperintahkan putar balik ke daerah asal.
Adapun titik penyekatan tersebut ada di Kertosono ( perbatasan Nganjuk-Jombang), Desa Sambikerepb (Nganjuk-Bojonegoro), Wilangan (Nganjuk-Madiun), dan Desa Cerme (Nganjuk-Kediri).
"Selain itu juga dilakukan penyuluhan PMK kepada warga atau peternak, penutupan sejumlah pasar hewan, hingga lockdown dan stersilasi kandang hewan di tingkat desa," ujar Boy Jeckson.
Sementara Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Polres Nganjuk terkait PMK.