Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KASUS SUBANG TERBARU, Jawaban Yoris Disebut Dapat Warisan Banyak, Akui Dikriminalisasi karena Ini

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat belum menemukan tersangka, keluarga korban justru jadi bulan-bulanan netizen. 

Editor: Musahadah
yuutube/tribun jabar
Yoris Raja Amanullah menjawab tudingan dapat warisan banyak. Sebelumnya dia pernah mengaku dikriminalisasi. 

SURYA.CO.ID - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat belum menemukan tersangka, keluarga korban justru jadi bulan-bulanan netizen. 

Seperti yang dialami Yoris Raja Amanullah, anak korban Tuti Suhartini dan kakak korban Amalia Mustika Ratu

Yoris yang menjadi saksi kasus subang ini justru kerap menjadi sasaran tudingan netizen. 

Seperti yang terlihat dari komentar di kanal youtube-nya, Yoris and Family. 

Pada 16 Mei 2022 lalu, Yoris mengunggah video saat dia mengunjungi mata air sumber Cipondok Subang. 

Bukannya mengomentari isi video, netizen dengan akun @herman Suherman justru menuduh Yoris kini dapat warisan banyak setelah Tuti dan Amel meninggal dunia. 

Baca juga: TERBARU KASUS SUBANG, Bukan Yoris, Sosok ini yang Pengaruhi Yosef Soal BAP Tak Ditandatangi Danu

"Mas yoris skrg dapet warisan banyakk ya?? Rezeki nomplokk," tulis @herman Suherman. 

Tudingan itu pun dibalas Yoris dengan menyebut warisan tidak penting. 

Menurutnya yang lebih penting adalah pelaku pembunuh ibu dan adiknya tertangkap dan dihukum berat. 

"Warisan nggak di bawa ke surga,, tapi anak soleh yang akan membwa kita ke surga,, warisan nggak penting yang penting pelakunya tertangkap! Dan dihukum berat!," sebut Yoris. 

Seperti diketahui, setelah meninggalnya Tuti dan Amel, Yoris hanya memiliki ayah, Yosef Hidayat.

Hubungan Yoris yang sempat memanas di awal kasus subang, akhirnya kembali harmonis setelah mereka memakai satu kuasa hukum, Rohman Hidayah. 

Namun, keharmonisan itu tidak berlangsung lama, karena sejak 26 Mei 2022, Yoris mencabut kuasa Rohman Hidayat.  

Dia beralasan ingin mengawal kasus pembunuhan ibu dan amel tanpa pendampingan. 

"Mungkin kang heri dari awal sudah tahu. Saya ingin mengawal kasus mama sama amel tanpa pendampingan," alasannya. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved