KKB Papua
Cium Bendera Perang Sebelum Terjun ke Wilayah KKB Papua, Ini Profil Pasukan Yonif R 321 Kostrad
Berikut profil pasukan Yonif Raider 321 Kostrad yang akan segera berangkat ke wilayah rawan KKB Papua, yakni Kabupaten Nduga.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Berikut profil pasukan Yonif Raider 321 Kostrad yang akan segera berangkat ke wilayah rawan KKB Papua, yakni Kabupaten Nduga.
Diketahui, Sebanyak 450 prajurit kebanggaan Yonif Raider 321 Kostrad melaksanakan tradisi penciuman bendera perang untuk mengawali penugasan sebagai Satgas Organik Yonif R 321 Kostrad di wilayah Kabupaten Nduga Papua, bertempat di markas Yonif Raider 321 Kostrad, Majalengka, Jawa Barat. Sabtu (04/06/2022).
Acara tradisi berlangsung khidmat, diawali penciuman bendera perang oleh Komandan Batalyon Infanteri 321 Kostrad Mayor Inf Ricky J Wuwung selaku Dansatgas kemudian diikuti oleh seluruh Personel Satgas.
Penciuman Bendera Perang ini merupakan wujud kebanggaan terhadap satuan yang didasari dengan hati yang bersih dan jiwa yang tulus serta kesiapan lahir dan batin bagi seluruh prajurit untuk menjalankan tugas yang dipercayakan Negara.
Danyon mengatakan, bahwa tugas yang dilaksanakan adalah suatu kehormatan dan kepercayaan pimpinan kepada satuan Yonif Raider 321 Kostrad untuk senantiasa menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Papua.
Oleh karena itu, prajurit Yonif Raider 321 Kostrad harus senantiasa menjunjung tinggi sikap disiplin, loyalitas serta profesionalisme keprajuritan.
Sebelum mengakhiri acara tradisi penciuman bendera perang, Komandan Batalyon Raider 321 Kostrad Mayor Inf Ricky J Wuwung berpesan kepada seluruh prajurit agar senantiasa melestarikan tradisi satuan agar tercipta kebanggaan sehingga mendorong setiap prajurit untuk berbuat yang terbaik.
Melansir dari Wikipedia, Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna (atau Yonif Raider 321/Galuh Taruna) Adalah Batalyon infanteri yang berkualifikasi Raider.
Dan berada di bawah kendali komando Brigade Infanteri 13/Galuh, Divisi Infanteri 1/Kostrad.
Markas Komando (mako) berada di Jalan Kyai Haji Abdul Halim, Majalengka (45418), Jawa Barat.
Yonif 321/Kostrad adalah batalyon jajaran Divisi Infanteri 1/Kostrad tahun anggaran 2015 yang melaksanakan latihan pembentukan Raider gelombang II.
Sebelumnya dalam latihan Raider tersebut, Yonif Para Raider 330/Tri Dharma adalah batalyon yang melaksanakan latihan gelombang I, dan disusul gelombang III Yonif Linud 328/Dirgahayu.
Latihan bertempat di lapangan Kartika yang berada di kawasan Pusat Pendidikan Infanteri, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Peserta latihan berjumlah 126 pelaku dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri 321/GT/1/Kostrad Letkol Inf Rama Pratama, M.Si (Han).
Berbagi Kebaikan di Wilayah Rawan KKB Papua
Sebelumnya, Para prajurit Yonif Para Raider 328 Kostrad berbagi kebaikan di tengah masyarakat Intan Jaya, Papua.
Seperti diketahui, Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu wilayah yang rawan teror KKB Papua.
Meski demikian, para prajurit Yonif Para Raider 328 Kostrad di sana tetap peduli dengan kondisi masyarakat.
“Baik baik dengan Rakyat” adalah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajutrit TNI baik yang berada di home base maupun saat berada di medan penugasan.
Karena TNI berasal dari rakyat dan ada untuk rakyat sehingga apa yang menjadi kesulitan dari rakyat TNI berkewajiban untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Peduli akan kondisi Masyarakat di sekelilingnya Pos J2 Satgas Kodim Yonif Para Raider 328 Kostrad senantiasa menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga mereka merasa dekat dan tidak ragu-ragu untuk menceritakan kesulitan apa yang dialami.
Hal ini sesuai dengan perintah Dansatgas Kodim Yonif Para Raider 328 Kostrad Letkol Inf Vicky Heru Harsanto kepada para Komandan Pos agar senantiasa membantu kesulitan masyarakat di wilayahnya masing -masing.
“Bukan seberapa besar apa yang kita berikan, namun kepedulian kepada apa yang menjadi kesulitan masyarakat adalah yang terpenting,” ungkap Dansatgas Letkol Inf Vicky Heru Harsanto, melansir dari rilis Penkostrad.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan berbagai cara salah satunya dengan memeriksa kondisi keamanan di sekitar Pos dengan membawa beberapa makanan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Hal ini mendapatkan sambutan yang baik karena selama perjalan setiap berpapasan dengan Masyarakat mereka selalu menyapa kepada personel Pos J2.
Secara tidak langsung terlihat bahwa masyarakat yang berada di sekitar Pos merasa senang dan nyaman terhadap keberadaan Personel Pos J2 Satgas Kodim Yonif Para Raider 328/DGH.
Selesai pelaksanaan kegiatan pengecekan keamanan dilanjutkan dengan kegiatan Komunikasi Sosial dan pembagian nasi bungkus kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Tuan Tanah Dusun J2 Bapak Philipus. Belau mengungkapkan jika bapak TNI baik, sering membantu masyarakat dan selalu menyapa kami, jadi kami senang dengan Bapak TNI, Amakanie hormat.
7 Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat
Sebelumnya, Aksi tujuh prajurit Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad yang ikut melumpuhkan 3 anggota KKB Papua mendapat apresiasi yang luar biasa.
Tak hanya itu, melansir dari ANTARA, mereka juga berhasil mendapatkan satu pucuk senjata Mouser saat kontak tembak Kabupaten Puncak Papua.
Berkat jasa-jasanya itulah mereka kini mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB-OMSP).
Melansir dari rilis Penerangan Kostrad, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto memimpin jalannya Upacara Pelantikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSP) Personel Yonif Para Raider 501 Kostrad yang dilaksanakan di Lapangan Yonif PR 501 Kostrad, Madiun, Jawa Timur, Rabu (11/05/2022).
Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa, telah diatur di lingkungan TNI, sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, pasal 44 ayat 1, bahwa setiap prajurit yang mempertaruhkan jiwa raga dan berjasa melampaui panggilan tugasnya, dapat dianugerahi kenaikan Pangkat Luar Biasa.
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang satu tingkat lebih tinggi ini diberikan kepada 26 prajurit TNI, termasuk diantaranya adalah tujuh prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Gabungan Merah Putih, Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501 Kostrad (bagian dari Koops Pinang Sirih 3) tahun 2021.
“Penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) ini merupakan suatu reward yang diwujudkan dalam bentuk pembinaan karir prajurit”, ujar Pangdivif 2 Kostrad.
”Penilaian dan penentuan untuk memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa, benar-benar dilandasi oleh obyektivitas dan konsistensi pimpinan TNI, yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, atas integritas dan prestasi pengabdian yang telah dipersembahkan oleh prajurit-prajurit terpilih,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Danbrigif Para Raider 18 Kostrad Letkol Inf Bagus Budi Adrianto, Danyonif Para Raider 502 Kostrad Letkol Inf Ahmad Alam Budiman, Danyonif Para Raider 503 Kostrad Letkol Inf Roliyanto, para Perwira Staf serta prajurit Brigif Para Raider 18 Kostrad, para tamu undangan TNI-Polri dan Forkopimda Kota Madiun.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id