Rabu, 22 April 2026

Berita Surabaya

Ditinggal Sarapan di Warung, Honda CBR Milik Pemuda Surabaya Ini Hilang Digondol Maling

Motor Honda CBR-150 berwarna perpaduan antara merah dan hitam, bernopol L-4877-CH miliknya, amblas digondol maling.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Motor Honda CBR-150 berwarna perpaduan antara merah dan hitam, bernopol L-4877-CH, milik Ilham 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Nasib apes menimpa karyawan gerai pengisian pulsa, Ilham (19) warga Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, saat akan berangkat ke tempat kerja, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (26/5/2022).

Motor Honda CBR-150 berwarna perpaduan antara merah dan hitam, bernopol L-4877-CH miliknya, amblas digondol maling.

Dongkolnya, insiden tersebut dialami Ilham saat sedang menepi sejenak di sebuah warung makan, kawasan Jalan Randu, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, untuk sarapan.

Sebelum diketahui raib. Terakhir kali motor tersebut diparkir Ilham di samping area warung, dalam keadaan dikunci setir.

Ayahanda korban, Adi Mustofa (42) mengungkapkan, insiden tersebut terjadi di sela sang anak berangkat ke bekerja menjaga sebuah gerai penjualan pulsa, dan ponsel di kawasan Jalan Bulaksari, Wonokusumo, Semampir, Kota Surabaya.

Gerai tersebut sejatinya miliknya pribadi, namun ia sengaja memberdayakan sang anak untuk mengelola sekaligus menjaga gerai tersebut.

Artinya, rutinitas pergi berangkat ke gerai tersebut, lanjut Adi, merupakan hal yang biasa dilakukan sang anak, termasuk saat sarapan di warung nasi di kawasan Jalan Randu itu.

"Motor itu sehari-hari dipakai anak saya berangkat kerja. Setiap pagi makan di situ. Selang 20 menit, setelah makan, hilang. Sudah dikunci setir," ujarnya saat dihubungi, Kamis (26/5/2022).

Mengenai dugaan jumlah pelaku. Adi menerangkan, anaknya tidak mengetahui secara pasti.

Karena sang anak saat itu fokus menghabiskan makanan yang dipesannya.

Apalagi, setelah memeriksa beberapa bangunan lain di sekitar area tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya tidak mendapati, adanya CCTV yang mungkinkan merekam momen aksi pencurian tersebut.

"Kerja di Bulak Sari, jaga konter. Tidak ada CCTV. Barusan saya kroscek, tidak ada CCTV yang mengarah ke lokasi itu," jelasnya.

Insiden tersebut, merupakan peristiwa pertama kali yang dialami anaknya. Motor tersebut baru satu tahun lalu, dibelinya.

Beberapa hari sebelum kejadian. Adi mengaku, pihaknya sempat merasa khawatir dengan keamanan kendaraan motor yang biasa dipakai sang anak.

"Mulai kemarin, sempat saya sampaikan ke anak saya, sudah saya sampaikan, hati-hati mas, karena perasaan saya enggak enak," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved