Berita Surabaya
Dorong Formula Terbaik Pencairan Jaspel Guru TPQ Surabaya, Laila Mufidah: Harus Lebih Solutif
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mendorong agar ada sistem dan formula terbaik dalam pencairan jasa pelayanan (jaspel) ke guru TPQ
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
Sebab, menurutnya, soal insentif ini menyangkut kepentingan umat.
"Kami mendorong agar ada formula yang tepat untuk jaspel guru TPQ ini. Bagaimana semua maslahat dan tidak menabrak aturan. Kita semua memang harus penuh kehati-hatian," tutur Laila.
Politisi PKB ini lebih menghendaki agar semua guru TPQ dan guru minggu itu bisa mendapatkan insentif seperti tahun-tahun sebelumnya.
Persoalan muncul, saat mereka sudah merasa masuk sebagai daftar penerima, tapi saat mejelang pencairan justru terpental.
Mereka tidak mendapat lagi insentif karena tidak ber-KK atau ber-KTP Surabaya.
"Tidak mudah memang. Sangat menuntut kejelian dan pemikiran yang sangat bijak. Puluhan tahun mengabdi, melayani murid TPQ atau siswa lain, hak insentif mereka tidak diperhatikan," lanjut Laila.
Kemaslahatan Umat
Pencairan insentif guru-guru TPQ dan guru minggu pada triwulan pertama itu menjadi catatan bersama.
Harus segera dicarikan formula dan skema yang tepat agar bisa menjangkau semua guru.
Diharapkan guru-guru TPQ yang kebetulan ber-KK non Surabaya bisa tetap mendapatkan insentif.
"Semangatnya adalah demi kemaslahatan umat. Jika regulasi menghendaki prasyarat ber-KK Surabaya, bisa dipikirkan mulai ada kebijakan berlaku surat domisili. Seperti saat PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru)," kata Laila memberikan gambaran.
Kelurahan atau RT/RW setempat memberikan surat keterangan domisili ini, sehingga kebijakan ini bisa mengakomodasi semua kepentingan, baik untuk guru TPQ ber-KK Surabaya atau bukan.
Laila mendorong Pemkot Surabaya lebih memahami persoalan secara menyeluruh.
Pemkot Surabaya telah mencairkan jaspel kepada 10.477 pendidik TPQ dan sekolah minggu se-Kota Surabaya.
Mereka menerimanya langsung melalui rekening masing-masing.
Insentif itu diterimakan untuk triwulan pertama bulan Januari, Februari, dan Maret.