Berita Sidoarjo
Sambang Deso, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dengarkan Uneg-Uneg Warga Desa Mojoruntut Krembung
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menggelar dialog bersama warga Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung.
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: irwan sy
Berita Sidoarjo
SURYA.co.id - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menggelar dialog bersama warga Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung.
Pada kesempatan itu, Gus Muhdlor membuka ruang uneg-uneg, warga dipersilakan menyampaikan keluhan maupun permasalahan yang ada di desa mereka.
Salah satu perangkat Desa Mojoruntut menanyakan mengenai usulan 55 titik PJU (Penerangan Jalan Umum) tahun 2020 yang diproyeksikan di tahun 2021 namun, usulan itu sampai sekarang belum terealisasi.
Usulan lainnya yang belum mendapatkan respon yakni pembangunan pendopo balai desa.
Menanggapi pertanyaan itu Bupati Gus Muhdlor langsung memerintahkan Dinas Perhubungan untuk turun ke lapangan, mengecek titik-titik mana yang akan dibangun PJU.
Ia memastikan tahun ini dapat terealisasi pembangunannya.
“Untuk PJU saya minta titiknya mana saja, besok akan di survey Dishub. Kalau besok hingga 3 hari ke depan tidak ada yang survey matur aku maneh. Paling suwe tahun ini terealisasi. Terkait pendop akan dilihat anggarannya, tidak bisa menjanjikan terealisasi tahun ini, karena dampak pandemi kemarin pendapatan kabupaten masih minus. Mungkin tahun 2023 kalau sudah pulih dari pandemi akan direalisasikan,” ungkapnya.
Pada pertemuan dengan warga itu, bupati mengajak pendamping desa untuk bersama-sama memdengarkan uneg-unek warga.
Menurutnya, dengan berdialog langsung dengan masyarakat bisa dengan cepat mengurai permasalahan-permasalahan yang ada wilayah.
“Hari ini saya sengaja mengajak tenaga ahli pendamping desa untuk menerima uneg-uneg terkait permasalahan desa. Cara ini merupakan cara paling cepat untuk mengatasi permasalahan desa yang terkendala anggaran. Anggaran saat ini 40% untuk bansos, 20% untuk ketahanan pangan, 8% untuk permasalahan Covid, sehingga hanya tersisa 32% anggaran untuk program desa yang lain. Jika ada permasalahan yang dapat diintervensi oleh Pemkab, Pemkab akan dibantu tenaga ahli pendamping desa karena menyangkut masyarakat banyak,”ujarnya.
Pada kesempatan itu warga juga wadul terkait jalan Desa Mojoruntut arah dari balai desa sampai kecamatan kondisinya banyak yang rusak dan berlubang.
Sejak tahun 2000 hanya ada sekali perbaikan jalan aspal di wilayah itu.
Masalah jalan rusak, Gus Muhdlor langsung perintahkan Dinas PU Bina Marga SDA untuk segera turun mengecek.
Sedangkan untuk jalan provinsi yang rusak, Pemkab Sidoarjo akan menginformasikannya ke Kementerian Perhubunhan dan Dinas Perhubungan Jatim.